Dejurnal.com, Bandung- Yayasan Situs Mahmud yang didirikan tahun 2011 bertujuan untuk menjaga marwah Situs Makom Mahmud agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Yayasan ini diketua oleh Abah H. Nuron yang ditunjuk berdasarkan musyawarah seuweu Eyang Dalem Syeh Abdul Manaf alias Eyang Mahmud yang dikenal sebagai Ulama Sunda penyebar agam Islam di Bandung Selatan.
Sekretaris Yayasan Situs Mahmud, H. Mumuh mengatakan, sejak didirikannya Yayasan Situs Mahmud, Makom Mahmud mulai buming. Tiap bulan rata-rata peziarah dari berbagai pelosok mencapai 15.000.
Hitungan ini berdasarkan jumlah bus yang terparkir di sebrang Makom Mahmud atau di terminal lahan milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum yang sebenarnya untuk ruang terbuka hijau (RTH).
Karenanya, Yayasan sangat ingin membenahi terminal tersebut. Hal ini sudah disampaikan kepada Bupati Bandung. “Namun, karena BBWS ini kewenangan provinsi , mungkin saya harus membicarakannya dengan gubernur,” kata H. Mumuh kepada Dejurnal.com belum lama ini.
Selain ingin membenahi terminal, H.Mumuh juga mengaku ingin memiliki kantor untuk Yayasan Situs Mahmud. Karena Yayasan Situs Mahmud sangat menjaga agar tidak memanfaatkan keberadaan situs sebagai subjek meminta sumbangan, maka hal itu sangat dijaga, meski bukan berarti tidak boleh menerima sumbangan.
“Kalau sumbangan ke masjid Aging Makom Mahmud seperti dari Pak Bupati Bandung dan Anggota DPR RI , ya diperuntukan bagi membangun masjid, tidak untuk yang lain,” kata H. Mumuh.***Sopandi
















