• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 16, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Perjalanan dari Kepala Desa hingga Bupati, Dadang Supriatna Sebut Ciheulang Punya Sejarah Besar

bydejurnalcom
Selasa, 16 Juni 2026
Reading Time: 2 mins read
Perjalanan dari Kepala Desa hingga Bupati, Dadang Supriatna  Sebut Ciheulang Punya Sejarah Besar
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Pondok Pesantren Al-Husaeni Lebakbiru, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, telah menjadi salah satu pesantren bersejarah yang melahirkan kader-kader terbaik bangsa hingga tingkat nasional. Hal tersebut dikatakan
Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat menghadiri Haul Akbar ke-5 Muassis dan Masyayikh Pondok Pesantren Al-Husaeni di Ciparay, Minggu 15 Juni 2026.

Menurut Dadang Supriatna, keberadaan pesantren yang telah berusia lebih dari satu abad itu tidak hanya berperan dalam mencetak generasi berilmu agama, tetapi juga melahirkan tokoh-tokoh yang berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Pesantren Al-Husaeni telah membentuk dan melahirkan santri-santri yang menjadi tokoh hingga di tingkat nasional. Mudah-mudahan hal itu bisa diikuti oleh para santri dan santriwati yang hari ini sedang menimba ilmu di pesantren,” katanya.

BacaJuga :

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jatiwangi Pererat Silaturahmi dan Apresiasi Pos Kamling Desa Sutawangi ​

Lautan Obor dan Ribuan Jamaah Warnai Muharam Perdana Kelurahan Kertasari, Warga Bersatu dalam Semangat “Ngahiji Ngabakti”

Di Balik Harmoni Tanpa Batas, Ada Kisah Pembinaan Warga Binaan yang Siap Kembali Berkarya di Tengah Masyarakat

Ia mengajak para santri untuk terus belajar dan membangun karakter serta akhlak yang baik sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa.

“Saya yakin santri dan santriwati yang sedang mondok hari ini akan menjadi penerus bangsa dan negara. Semua itu diawali dengan karakter dan akhlak yang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna uga mengenang hubungan historisnya dengan Desa Ciheulang dan almaghfrullah almarhum KH Asep Jamaludin. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki arti penting dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya kepada masyarakat.

“Bermula dari Ciheulang saya menjadi kepala desa. Berangkat dari Ciheulang pula, alhamdulillah hari ini saya dipercaya menjadi Bupati Bandung hingga periode kedua. Ciheulang memiliki sejarah tersendiri bagi perjalanan pengabdian saya,” katanya.

Dadang Supriatna menilai Desa Ciheulang dan Ponpes Al-Husaeni menjadi bagian dari sejarah kebangkitan masyarakat Kabupaten Bandung melalui pendidikan, dakwah, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Pada kesempatan itu, KDS menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus berkomitmen mendukung keberadaan pesantren dan para tokoh agama. Menurutnya, perhatian kepada guru ngaji, pesantren, dan ulama akan tetap menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah tidak akan berhenti melakukan berbagai upaya perbaikan. Pada periode kedua ini kami tetap konsisten memberdayakan tokoh agama dan memuliakan ulama,” tegasnya.

Pondok Pesantren Al-Husaeni sendiri memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Bandung. Cikal bakal pesantren tersebut dimulai sekitar tahun 1919 ketika KH Husen bersama istrinya Hj Rukiyah menyelenggarakan pengajian di Dusun Ciheulang. Seiring bertambahnya jumlah santri, kegiatan tersebut berkembang menjadi pondok pesantren yang kemudian diberi nama Al-Husaeni pada 1940 untuk mengenang jasa KH Husen.

Hingga kini, pesantren yang menaungi berbagai jenjang pendidikan mulai dari RA, MI, SMP, hingga SMA tersebut telah mendidik ribuan santri dari berbagai daerah di Jawa Barat maupun luar provinsi. Sistem pendidikan yang memadukan tradisi pesantren dan pendidikan formal menjadi salah satu kekuatan Al-Husaeni dalam mencetak generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak.

KDS berharap Ponpes Al-Husaeni terus menjadi pusat kaderisasi umat dan melahirkan generasi yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara.

“Doakan para santri menjadi generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Itulah tujuan besar pendidikan pesantren,” kata KDS.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Bandung : Tahun Baru Hijriah Momentum Introspeksi dan Tingkatkan Kualitas Ibadah

Related Posts

Bupati Bandung : Tahun Baru Hijriah Momentum Introspeksi dan Tingkatkan Kualitas Ibadah
deNews

Bupati Bandung : Tahun Baru Hijriah Momentum Introspeksi dan Tingkatkan Kualitas Ibadah

Selasa, 16 Juni 2026
Untuk Mengingat Kematian Bupati Bandung Bagi-bagi Kain Kafan di Malam Tahun Baru Islam
deNews

Untuk Mengingat Kematian Bupati Bandung Bagi-bagi Kain Kafan di Malam Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juni 2026
Pawai Akbar dan Munajat Akbar Warnai Perayaan Tahun Baru Islam 1448 H di Kabupaten Ciamis
deNews

Pawai Akbar dan Munajat Akbar Warnai Perayaan Tahun Baru Islam 1448 H di Kabupaten Ciamis

Selasa, 16 Juni 2026
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jatiwangi Pererat Silaturahmi dan Apresiasi Pos Kamling Desa Sutawangi ​
deNews

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jatiwangi Pererat Silaturahmi dan Apresiasi Pos Kamling Desa Sutawangi ​

Selasa, 16 Juni 2026
Lautan Obor dan Ribuan Jamaah Warnai Muharam Perdana Kelurahan Kertasari, Warga Bersatu dalam Semangat “Ngahiji Ngabakti”
deNews

Lautan Obor dan Ribuan Jamaah Warnai Muharam Perdana Kelurahan Kertasari, Warga Bersatu dalam Semangat “Ngahiji Ngabakti”

Senin, 15 Juni 2026
Di Balik Harmoni Tanpa Batas, Ada Kisah Pembinaan Warga Binaan yang Siap Kembali Berkarya di Tengah Masyarakat
deNews

Di Balik Harmoni Tanpa Batas, Ada Kisah Pembinaan Warga Binaan yang Siap Kembali Berkarya di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Camat Karangpawitan : Perusakan Masjid Al Umam Tak Ada Kaitan Pilkades Serentak

Kamis, 27 Mei 2021

Sayembara Nama RSUD Soreang, Bupati : Warga Kabupaten Bandung Silahkan Usulkan

Jumat, 16 Oktober 2020

Lahan Pemda Garut Dikelola “Orang Provinsi”, Pegawai Distan Bantah Terlibat Beli Hasil Panen

Selasa, 1 Oktober 2019

Perumda Tirta Galuh Ciamis Tanam 1.000 Pohon dalam Rangka Hari Jadi ke-37  

Selasa, 30 September 2025

Dua Pemdes di Sukabumi Geram : BPJS BPU Dipotong, Ditudingkan Untuk Bagi-Bagi Perangkat Desa

Jumat, 25 April 2025

Garut Krisis Kepala Sekolah, Dewan Pendidikan : Ini Krusial, Harus Tuntas Jika Pendidikan Mau Bermutu

Senin, 4 Oktober 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste