Dejurnal.com, CIAMIS – Lomba mewarnai biasanya identik dengan anak-anak. Namun, pemandangan berbeda terlihat dalam Festival Literasi Ciamis 2026.
Para nini dan aki justru tampil sebagai peserta, serius memilih warna dan menyelesaikan gambar dalam perlombaan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu menjadi salah satu bagian menarik dari Festival Literasi Ciamis 2026.
Para lansia terlihat antusias mengikuti setiap tahapan lomba hingga menghasilkan karya masing-masing.
Bagi Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan. Lomba mewarnai dinilai dapat menjadi aktivitas yang mendorong lansia tetap aktif, kreatif dan terlibat dalam kegiatan bersama.

Ketua LLI Kabupaten Ciamis, Drs. H. Akasah, M.BA, memberikan apresiasi terhadap gagasan menghadirkan lomba mewarnai khusus bagi lansia tersebut.
“Saya selaku pengurus LLI Kabupaten Ciamis sangat mengapresiasi kegiatan lomba mewarnai bagi para lansia, baik enin maupun engki, yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,” ujar Akasah.
Menurutnya, aktivitas mewarnai dapat memberikan stimulasi bagi kemampuan kognitif, imajinasi hingga motorik lansia.
Karena itu, kegiatan semacam ini dinilai memiliki nilai lebih ketika dikemas sebagai aktivitas bersama yang menyenangkan.
“Saya yakin kegiatan semacam ini memotivasi, merangsang nalar imajinatif, nalar kognitif dan nalar motoriknya,” katanya.
Akasah juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap kelompok lanjut usia. Terlebih, Bupati Ciamis turut hadir langsung dalam kegiatan Festival Literasi tersebut.
Ia menilai kehadiran kepala daerah di tengah kegiatan lansia menjadi bentuk perhatian sekaligus penghargaan terhadap keberadaan para lanjut usia di Kabupaten Ciamis.
“Bravo buat Bapak Kadis. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang terjun langsung dalam acara sebagai tanda kecintaannya kepada para lansia,” ucapnya.
Menariknya, hasil lomba juga menunjukkan bahwa peserta dari kalangan nini dan aki mampu bersaing hingga menjadi pemenang.
Bagi LLI, hal tersebut menjadi gambaran bahwa lansia tetap memiliki ruang untuk berkreasi dan menunjukkan kemampuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, mengatakan Festival Literasi Ciamis 2026 mengusung tema “Bersinergi dalam Literasi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”.
Festival tersebut tidak hanya diarahkan pada kegiatan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas yang mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir.
Keterlibatan lansia dalam lomba mewarnai menjadi salah satu bentuk bahwa gerakan literasi dapat menyentuh berbagai kelompok usia.
Perpustakaan dan kegiatan literasi pun tidak hanya menjadi ruang bagi pelajar, tetapi terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan.
Bagi para peserta lansia, lembar gambar dan deretan pensil warna hari itu bukan sekadar perlengkapan lomba.
Di balik aktivitas sederhana tersebut, ada kesempatan untuk tetap berkegiatan, berkumpul dan menunjukkan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti berkarya. (Nay Sunarti)




















