CIAMIS, deJurnal,- Di balik semarak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di kawasan Cileueur River Walk, ada peran senyap yang tak kalah penting.
Pasukan ungu dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis menjadi garda terdepan dalam memastikan kebersihan tetap terjaga sejak sebelum hingga setelah kegiatan berlangsung, Minggu (26/4/2026).
Sebanyak 50 petugas kebersihan diterjunkan. Mereka dilengkapi satu unit mobil kontainer sampah serta tiga motor listrik yang digunakan untuk mengangkut sampah dari bantaran hingga aliran Sungai Cileueur.
Sejak pukul 06.00 WIB, para petugas sudah bergerak. Sebagian menyisir area River Walk, sebagian lainnya turun langsung ke titik-titik yang berpotensi menumpuk sampah.
Aktivitas itu bukan hal baru. Di luar kegiatan HPN, kawasan Cileueur memang rutin dibersihkan oleh petugas DPRKPLH setiap hari.
Pagi itu, sebelum acara dimulai, petugas terlihat lebih dulu memastikan area steril dari sampah. Kantong-kantong plastik, sisa ranting, hingga sampah kiriman dari hulu diangkat satu per satu.
Saat kegiatan berlangsung, mereka tetap siaga di titik-titik keramaian. Begitu acara usai, pasukan ungu kembali bergerak, menyapu sisa aktivitas warga hingga kawasan kembali bersih.
Gerak mereka cepat, terkoordinasi, dan nyaris tanpa jeda. Di tengah keramaian ribuan warga yang memadati lokasi, kehadiran pasukan ungu menjadi penopang utama agar kawasan tetap tertata.
Kepala Dinas DPRKPLH Ciamis, Giyatno melalui Kabid Kebersihan, Persampahan dan Pertamanan, Irwan Effendi, mengatakan pihaknya memang menyiapkan personel dan armada secara khusus untuk mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami siagakan 50 petugas, satu mobil kontainer, dan tiga motor listrik. Polanya sama seperti kegiatan besar lainnya, kami mulai dari pagi sebelum acara, saat berlangsung, sampai selesai,” ujarnya.
Menurut Irwan, menjaga kebersihan bukan hanya soal mengangkut sampah, tetapi juga memastikan kawasan tetap nyaman bagi masyarakat.
“Ini bagian dari pelayanan. Apalagi Cileueur menjadi salah satu ruang publik yang ramai. Kami ingin setiap kegiatan tetap meninggalkan kesan bersih,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan petugas kebersihan dalam kegiatan seperti HPN juga menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan kolektif menjaga lingkungan.
“Semua punya peran. Kami di lapangan memastikan kebersihan tetap terjaga, supaya kegiatan berjalan lancar dan masyarakat nyaman,” ucapnya.
Di tengah riuhnya kegiatan, pasukan ungu bekerja tanpa banyak sorotan. Namun dari tangan-tangan mereka, wajah Cileueur tetap terjaga bersih, tertata, dan siap kembali digunakan masyarakat usai acara. (Nay Sunarti)
















