• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan

bydejurnalcom
Rabu, 13 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Drone Semprot Sawah Organik Cigembor, Sekda Ciamis Tinjau Langsung Pengembangan
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Kabupaten Ciamis mulai serius mendorong pertanian ramah lingkungan berbasis teknologi modern. Salah satu langkah nyatanya terlihat dalam kegiatan penyemprotan pupuk organik menggunakan drone pertanian di kawasan persawahan Kelurahan Cigembor, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pertanian organik yang kini mulai tumbuh di sejumlah wilayah di Ciamis. Teknologi drone dimanfaatkan untuk mempercepat penyemprotan pupuk cair organik berbahan mikroorganisme lokal (MOL) yang diracik langsung oleh masyarakat dan kelompok tani setempat.

BacaJuga :

IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov

IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov

Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi ikut turun langsung ke lokasi penyemprotan. Diketahui, Andang merupakan salah satu penggiat pertanian sistem ramah lingkungan yang selama ini aktif mendorong penggunaan pupuk organik dan pemanfaatan bahan alami di sektor pertanian.

Menurut Andang, lahan yang digunakan dalam praktik penyemprotan mencapai sekitar 1 hektare 8 bata tanah bengkok yang dikelola bersama masyarakat.

“Hari ini kita mencoba bagaimana teknologi drone bisa dimanfaatkan untuk pemupukan organik. Bahan yang digunakan berasal dari mikroorganisme lokal hasil racikan masyarakat sendiri, seperti bonggol pisang dan rebung. Harapannya dapat memperkuat batang dan akar tanaman,” ujarnya.

Ia menilai, gerakan pertanian ramah lingkungan di Ciamis terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir tahun lalu, sekitar 70 hektare lahan pertanian di Kabupaten Ciamis telah menerapkan sistem pertanian organik, baik yang sudah bersertifikat maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

“Alhamdulillah sekarang penggiat pertanian ramah lingkungan di Ciamis semakin banyak. Mudah-mudahan ke depan petani makin mandiri dan bisa memanfaatkan sumber daya lokal untuk membuat pupuk maupun kompos sendiri,” katanya.

Andang juga menyebut Pemerintah Kabupaten Ciamis telah mendeklarasikan arah pembangunan menuju kabupaten organik dengan memanfaatkan potensi hijauan serta limbah peternakan yang tersedia di berbagai daerah.

Selain mendukung pertanian sehat, penggunaan drone dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Penyemprotan lahan yang biasanya memerlukan waktu cukup lama secara manual kini dapat dilakukan jauh lebih cepat.

“Ini masih tahap uji coba, termasuk pengaturan pola pemanfaatannya. Nanti akan dikaji bagaimana sistem penggunaan, efektivitas, hingga regulasinya supaya benar-benar membantu petani,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Cigembor, Nandra Orlando menjelaskan seluruh pupuk yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil produksi mandiri kelompok tani organik di wilayahnya.

“Karena konsepnya pertanian organik, pupuknya dibuat sendiri. Untuk penyemprotan kali ini menggunakan campuran mikroorganisme lokal dari rebung, nasi, dan bahan organik lainnya,” jelas Nandra.

Ia mengatakan proses pembuatan pupuk organik membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga minggu sebelum siap digunakan di lahan pertanian.

Drone yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan bantuan pinjaman dari Dinas Pertanian sebagai upaya mengenalkan teknologi modern kepada para petani di Cigembor.

“Tujuannya mengenalkan teknologi pertanian modern kepada petani. Dengan drone, penyemprotan jadi lebih cepat dan efisien. Untuk lahan lebih dari satu hektare ini bahkan tidak sampai satu jam,” ungkapnya.

Meski penerapan pertanian organik membutuhkan proses dan tenaga lebih karena seluruh kebutuhan pupuk hingga pengolahan lahan dilakukan secara mandiri, pihaknya optimistis pola pertanian sehat akan memberi dampak positif bagi petani dalam jangka panjang.

“Harapannya masyarakat bisa mulai beralih ke pertanian organik dan menyadari bahwa pupuk tidak harus selalu membeli, tetapi bisa dibuat sendiri dari bahan yang ada di sekitar,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polres Purwakarta Tangani Dugaan Percabulan Terhadap Anak, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kepedulian dan Pengawasan

Next Post

Dinkes Garut : Belum Ada Laporan Warga Terkena Visur Hanta

Related Posts

Kapolres Purwakarta Cek Rutan dan Makan Bersama Tahanan, Pastikan Pengawasan Berjalan Humanis
Hukum dan Kriminal

Kapolres Purwakarta Cek Rutan dan Makan Bersama Tahanan, Pastikan Pengawasan Berjalan Humanis

Jumat, 25 September 2026
Akad KPR Jadi Ruang Edukasi, Disdukcapil Ciamis Jalin Sinergi Bersama Bank bjb
deNews

Akad KPR Jadi Ruang Edukasi, Disdukcapil Ciamis Jalin Sinergi Bersama Bank bjb

Jumat, 25 September 2026
GP Ansor Ciamis Dikukuhkan, Gus Arsyad Dorong Ekonomi dan SDM
deNews

GP Ansor Ciamis Dikukuhkan, Gus Arsyad Dorong Ekonomi dan SDM

Jumat, 25 September 2026
IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov
deNews

IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov

Jumat, 25 September 2026
IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov
deNews

IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov

Jumat, 25 September 2026
Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja
deNews

Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja

Jumat, 25 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Bravo Komando Peduli Dampak Covid-19 Dengan Berbagi Sembako

Sabtu, 18 April 2020

APDESI Garut Lantik Tiga Ketua DPK

Minggu, 12 Desember 2021

SDN 3 Pakuwon Pasca Libur Idul Fitri 1446 H, Dikunjungi Wabup Garut

Rabu, 9 April 2025

Tak Diberi Ruang Sampaikan Pandangan Umum di Sidang Paripurna, PDIP Garut : Pangkas Hak Konstitusional Fraksi

Senin, 17 November 2025

Pemerintah Desa Sarimahi Adakan Musdes Rencana Tentang Pemekaran Desa

Rabu, 7 Mei 2025

ICMI Gelar Simposium Naratas Awal Islam Ka Garut : Layak Dijuluki Madinah van Java?

Kamis, 4 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste