Ciamis, deJurnal,- Upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui pengembangan kapasitas generasi muda desa.
Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Tata Boga bagi Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2026 yang digelar di Saung Sawah, Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 15 peserta yang merupakan pengurus Karang Taruna dari berbagai desa se-Kecamatan Cihaurbeuti. Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, .
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, , Kepala Desa Sukasetia, serta Camat Cihaurbeuti.
Dalam sambutannya, Ihsan Rasyad menegaskan bahwa pelatihan keterampilan menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Menurutnya, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai kekuatan sosial di tingkat desa yang tidak hanya bergerak di bidang kepemudaan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi produktif masyarakat.
“Karang Taruna harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi sosial di lingkungan masing-masing. Melalui pelatihan tata boga ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu mengembangkan peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, program pengembangan ekonomi masyarakat menjadi salah satu langkah yang diharapkan mampu mengantisipasi meningkatnya angka kemiskinan sekaligus menjawab persoalan sosial ekonomi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Toto Kusrinto, menyebutkan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan praktis peserta sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda desa.
Menurutnya, keterampilan tata boga memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri, baik dalam skala rumah tangga maupun usaha mikro masyarakat.
“Pelatihan ini bukan hanya soal memasak, tetapi bagaimana peserta mampu melihat peluang usaha, membangun kreativitas, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi di lingkungannya,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap lahirnya pelaku-pelaku usaha baru dari kalangan Karang Taruna yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat peran PSKS dalam pembangunan sosial masyarakat. (Nay Sunarti)















