• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Desa Tak Ingin Kembali Kecewa, PPDI Ciamis Respons Janji Hadiah Sri Baduga Tahun 2026

bydejurnalcom
Sabtu, 13 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Desa Tak Ingin Kembali Kecewa, PPDI Ciamis Respons Janji Hadiah Sri Baduga Tahun 2026
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Ditengah kepastian yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman terkait hadiah Lomba Sri Baduga, suara berbeda datang dari pemerintah desa.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis Ahmad Himawan mengaku tetap berharap hadiah tersebut cair, namun pengalaman menghadapi sejumlah janji yang belum terealisasi membuat desa-desa di Ciamis memilih menahan ekspektasi agar tidak kembali kecewa.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Himawan, yang akrab disapa Mas Ahim, menanggapi penjelasan Sekda Jawa Barat saat Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 di DPRD Ciamis, Sabtu (13/6/2026).

BacaJuga :

BP2D Ciamis Lihat Peluang Promosi Wisata dari Festival Jaipongan di Karangkamulyan

SMAN 1 Pasawahan Purwakarta, Wujudkan Sekolah Ramah Anak Lewat Salam dan Sapa Setiap Pagi

FK Tagana Ciamis Matangkan Sahabat Tagana di Rancah, 100 Pelajar Bakal Ikuti Edukasi Kebencanaan

Sebelumnya, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman memastikan hadiah Lomba Sri Baduga yang hingga kini belum diterima para pemenang tetap akan direalisasikan melalui mekanisme anggaran tahun 2026.

Namun bagi kalangan pemerintah desa, kepastian tersebut masih perlu dibuktikan dengan realisasi di lapangan.

“Atas jawaban Pak Sekda terkait hadiah Sri Baduga yang belum juga ada titik terang, kami tentu menghargai dan mengapresiasi komitmen tersebut. Tetapi setelah beberapa janji sebelumnya tidak terealisasi, hari ini pemerintah desa dan perangkat desa sudah tidak terlalu berharap berlebihan,” ujar Ahim.

Menurutnya, pemerintah desa memahami kondisi keuangan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi yang saat ini sedang menghadapi berbagai kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, pihaknya berusaha melihat persoalan tersebut secara objektif.

Selain faktor efisiensi, kata Ahim, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini juga memiliki prioritas pembangunan yang berbeda, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di berbagai wilayah.

“Kami paham betul kondisi yang sedang dihadapi pemerintah. Kami juga memahami Pemprov Jawa Barat saat ini sedang fokus pada pembangunan infrastruktur provinsi, khususnya jalan-jalan provinsi yang memang membutuhkan anggaran besar,” katanya.

Meski demikian, Ahim mengungkapkan bahwa keraguan yang muncul di kalangan pemerintah desa bukan tanpa alasan.

Ia menilai terdapat sejumlah program yang sebelumnya sempat menjadi harapan masyarakat Ciamis, namun hingga kini belum terealisasi.

Ia mencontohkan rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2, pengembangan kawasan wisata Kampung Susuru, hingga revitalisasi Situs Karangkamulyan yang sebelumnya sempat digaungkan namun belum menunjukkan realisasi yang jelas.

“Kemarin ada rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2, Kampung Susuru, dan revitalisasi Situs Karangkamulyan. Sampai hari ini masyarakat masih menunggu realisasinya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ahim juga menyoroti berkurangnya sejumlah bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama ini menjadi penopang pembangunan di daerah.

Menurutnya, dana transfer ke kabupaten yang sebelumnya mencapai ratusan miliar rupiah mengalami penurunan. Demikian pula bantuan keuangan provinsi untuk desa yang nilainya jauh lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dana transfer ke kabupaten yang biasanya mencapai sekitar Rp200 miliar lebih juga tidak sesuai harapan. Bantuan keuangan provinsi untuk desa yang sebelumnya sekitar Rp130 juta kini hanya tersisa sekitar Rp40 juta. Ini fakta yang dirasakan langsung oleh desa,” katanya.

Karena itu, Ahim mengajak pemerintah desa untuk tetap bersikap rasional sambil menunggu kepastian realisasi hadiah Sri Baduga.

“Saya kira daripada kembali kecewa, lebih baik jangan terlalu berharap tinggi. Kita tunggu saja realisasinya. Kalau memang nanti cair tentu alhamdulillah dan kami sangat mengapresiasi,” ucapnya.

Meski bernada hati-hati, Ahim menegaskan pihaknya tetap berharap penghargaan bagi desa dan kelurahan berprestasi dapat direalisasikan sesuai komitmen yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menyebut ada sejumlah penerima penghargaan yang hingga kini masih menunggu kepastian, di antaranya Kelurahan Sindangrasa yang berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat, Desa Panjalu sebagai juara tingkat kabupaten, serta 27 desa lainnya yang menjadi juara di tingkat kecamatan.

“Kami sangat berharap hadiah Sri Baduga untuk Kelurahan Sindangrasa, Desa Panjalu, dan desa-desa juara lainnya bisa benar-benar dicairkan. Karena penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun wilayahnya masing-masing,” kata Ahim.

Meski demikian, ia mengaku pemerintah desa juga telah belajar dari pengalaman. Karena itu, mereka memilih menunggu realisasi dibanding terlalu larut dalam janji.

“Tapi kami juga paham, kalau pun akhirnya belum bisa terealisasi, ini bukan kali pertama kami menghadapi situasi seperti ini. Karena itu sekarang kami memilih bersikap realistis sambil tetap berharap yang terbaik,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sekda Jabar Pastikan Hadiah Lomba Sri Baduga untuk Desa dan Kelurahan Berprestasi di Ciamis Cair Tahun 2026

Next Post

Dugaan Ada Sindikat Pembuat Akta Cerai Palsu, Apakah Orang Dalam PA Soreang Terlibat? Ini Kata Pengacara Ramadhaniel S Daulay, S.H

Related Posts

Polres Subang Ungkap Tiga Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Para Tersangka Diamankan
dehukum

Polres Subang Ungkap Tiga Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Para Tersangka Diamankan

Jumat, 11 September 2026
Tiket Parkir RSUD Ciamis Selisih Lambat  14 Menit, Kinerja Vendor Dipertanyakan
deNews

Tiket Parkir RSUD Ciamis Selisih Lambat  14 Menit, Kinerja Vendor Dipertanyakan

Jumat, 11 September 2026
Kemarau Panjang, BUMDes Marga Bhakti Persada Intensif Pantau 32 Titik Sumur
deNews

Kemarau Panjang, BUMDes Marga Bhakti Persada Intensif Pantau 32 Titik Sumur

Jumat, 11 September 2026
BP2D Ciamis Lihat Peluang Promosi Wisata dari Festival Jaipongan di Karangkamulyan
deNews

BP2D Ciamis Lihat Peluang Promosi Wisata dari Festival Jaipongan di Karangkamulyan

Jumat, 11 September 2026
SMAN 1 Pasawahan Purwakarta, Wujudkan Sekolah Ramah Anak Lewat Salam dan Sapa Setiap Pagi
deNews

SMAN 1 Pasawahan Purwakarta, Wujudkan Sekolah Ramah Anak Lewat Salam dan Sapa Setiap Pagi

Jumat, 11 September 2026
FK Tagana Ciamis Matangkan Sahabat Tagana di Rancah, 100 Pelajar Bakal Ikuti Edukasi Kebencanaan
deNews

FK Tagana Ciamis Matangkan Sahabat Tagana di Rancah, 100 Pelajar Bakal Ikuti Edukasi Kebencanaan

Jumat, 11 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Peta Timbanganten, lokasi kerajaan yang menjadi asal leluhur para Bupati Bandung sebelum pindah ke Dayeuhkolot, lalu Bandung. (Sumber: buku Selayang Pandang Kabupaten Daerah Tingkat II Sumedang: Peringatan Hari Jadi Sumedang Ke-405, 22 April 1578 - 22 April 1983)

Sunan Burung Baok, Kisah Raja Timbanganten yang Melegenda di Garut

Sabtu, 27 Desember 2025

Aksi Demo Ratusan Remaja Putra/i Digedung DPRD Subang Akhirnya Di amankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2020
Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna mengunjungi Padepokan Giri Harja 3, di Kampung Giri Harja, Kel Jelekong, Kec Baleendah, Kab Bandung, Rabu (21/4/21) petang.

Bupati Kang DS Kunjungi Padepokan Giri Harja 3 Bahas Program Mulok Seni dan Budaya Sunda

Kamis, 22 April 2021

Bupati Subang Tegaskan Integritas ASN dan Sportifitas Dalam Bekerja

Senin, 29 September 2025

Pemdes Salajambe Siaga Covid-19

Senin, 11 Mei 2020

Gerakan Tanam Padi Serentak, Garut Targetkan Swasembada Pangan

Rabu, 23 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste