• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Juni 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Desa Tak Ingin Kembali Kecewa, PPDI Ciamis Respons Janji Hadiah Sri Baduga Tahun 2026

bydejurnalcom
Sabtu, 13 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Desa Tak Ingin Kembali Kecewa, PPDI Ciamis Respons Janji Hadiah Sri Baduga Tahun 2026
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Ditengah kepastian yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman terkait hadiah Lomba Sri Baduga, suara berbeda datang dari pemerintah desa.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis Ahmad Himawan mengaku tetap berharap hadiah tersebut cair, namun pengalaman menghadapi sejumlah janji yang belum terealisasi membuat desa-desa di Ciamis memilih menahan ekspektasi agar tidak kembali kecewa.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Himawan, yang akrab disapa Mas Ahim, menanggapi penjelasan Sekda Jawa Barat saat Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 di DPRD Ciamis, Sabtu (13/6/2026).

BacaJuga :

Di Hari Jadi Ciamis ke-384, BLK Tebar Kepedulian untuk Yatim dan Dhuafa, Enam Tahun Konsisten 10 Ribu Penerima Manfaat Telah Terbantu

Kawal Swasembada Pangan Nasional, Polres Ciamis Genjot Penanaman Jagung dan Serapan Gabah

Status Ibu di Garut Dinyatakan Telah Meninggal Lahirkan Bayi Laki-laki 2,7 kg

Sebelumnya, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman memastikan hadiah Lomba Sri Baduga yang hingga kini belum diterima para pemenang tetap akan direalisasikan melalui mekanisme anggaran tahun 2026.

Namun bagi kalangan pemerintah desa, kepastian tersebut masih perlu dibuktikan dengan realisasi di lapangan.

“Atas jawaban Pak Sekda terkait hadiah Sri Baduga yang belum juga ada titik terang, kami tentu menghargai dan mengapresiasi komitmen tersebut. Tetapi setelah beberapa janji sebelumnya tidak terealisasi, hari ini pemerintah desa dan perangkat desa sudah tidak terlalu berharap berlebihan,” ujar Ahim.

Menurutnya, pemerintah desa memahami kondisi keuangan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi yang saat ini sedang menghadapi berbagai kebijakan efisiensi anggaran. Karena itu, pihaknya berusaha melihat persoalan tersebut secara objektif.

Selain faktor efisiensi, kata Ahim, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini juga memiliki prioritas pembangunan yang berbeda, terutama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di berbagai wilayah.

“Kami paham betul kondisi yang sedang dihadapi pemerintah. Kami juga memahami Pemprov Jawa Barat saat ini sedang fokus pada pembangunan infrastruktur provinsi, khususnya jalan-jalan provinsi yang memang membutuhkan anggaran besar,” katanya.

Meski demikian, Ahim mengungkapkan bahwa keraguan yang muncul di kalangan pemerintah desa bukan tanpa alasan.

Ia menilai terdapat sejumlah program yang sebelumnya sempat menjadi harapan masyarakat Ciamis, namun hingga kini belum terealisasi.

Ia mencontohkan rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2, pengembangan kawasan wisata Kampung Susuru, hingga revitalisasi Situs Karangkamulyan yang sebelumnya sempat digaungkan namun belum menunjukkan realisasi yang jelas.

“Kemarin ada rencana pembangunan Jembatan Cirahong 2, Kampung Susuru, dan revitalisasi Situs Karangkamulyan. Sampai hari ini masyarakat masih menunggu realisasinya,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ahim juga menyoroti berkurangnya sejumlah bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama ini menjadi penopang pembangunan di daerah.

Menurutnya, dana transfer ke kabupaten yang sebelumnya mencapai ratusan miliar rupiah mengalami penurunan. Demikian pula bantuan keuangan provinsi untuk desa yang nilainya jauh lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dana transfer ke kabupaten yang biasanya mencapai sekitar Rp200 miliar lebih juga tidak sesuai harapan. Bantuan keuangan provinsi untuk desa yang sebelumnya sekitar Rp130 juta kini hanya tersisa sekitar Rp40 juta. Ini fakta yang dirasakan langsung oleh desa,” katanya.

Karena itu, Ahim mengajak pemerintah desa untuk tetap bersikap rasional sambil menunggu kepastian realisasi hadiah Sri Baduga.

“Saya kira daripada kembali kecewa, lebih baik jangan terlalu berharap tinggi. Kita tunggu saja realisasinya. Kalau memang nanti cair tentu alhamdulillah dan kami sangat mengapresiasi,” ucapnya.

Meski bernada hati-hati, Ahim menegaskan pihaknya tetap berharap penghargaan bagi desa dan kelurahan berprestasi dapat direalisasikan sesuai komitmen yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia menyebut ada sejumlah penerima penghargaan yang hingga kini masih menunggu kepastian, di antaranya Kelurahan Sindangrasa yang berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat, Desa Panjalu sebagai juara tingkat kabupaten, serta 27 desa lainnya yang menjadi juara di tingkat kecamatan.

“Kami sangat berharap hadiah Sri Baduga untuk Kelurahan Sindangrasa, Desa Panjalu, dan desa-desa juara lainnya bisa benar-benar dicairkan. Karena penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun wilayahnya masing-masing,” kata Ahim.

Meski demikian, ia mengaku pemerintah desa juga telah belajar dari pengalaman. Karena itu, mereka memilih menunggu realisasi dibanding terlalu larut dalam janji.

“Tapi kami juga paham, kalau pun akhirnya belum bisa terealisasi, ini bukan kali pertama kami menghadapi situasi seperti ini. Karena itu sekarang kami memilih bersikap realistis sambil tetap berharap yang terbaik,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sekda Jabar Pastikan Hadiah Lomba Sri Baduga untuk Desa dan Kelurahan Berprestasi di Ciamis Cair Tahun 2026

Next Post

Dugaan Ada Sindikat Pembuat Akta Cerai Palsu, Apakah Orang Dalam PA Soreang Terlibat? Ini Kata Pengacara Ramadhaniel S Daulay, S.H

Related Posts

Satpol PP dan Dinkes Garut Diminta Transparan Kelola Anggaran DBHCHT
deNews

Satpol PP dan Dinkes Garut Diminta Transparan Kelola Anggaran DBHCHT

Senin, 15 Juni 2026
Sambut 1 Muharam 1448 H, Dishub Garut Serukan Semangat Hijrah, Persatuan, dan Keselamatan Berlalu Lintas
deNews

Sambut 1 Muharam 1448 H, Dishub Garut Serukan Semangat Hijrah, Persatuan, dan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 15 Juni 2026
Invitasi Olahraga Siswa Berkarakter Jadi Wadah Pengembangan Talenta dan Karakter Pelajar SD di Ciamis
deNews

Invitasi Olahraga Siswa Berkarakter Jadi Wadah Pengembangan Talenta dan Karakter Pelajar SD di Ciamis

Senin, 15 Juni 2026
Di Hari Jadi Ciamis ke-384, BLK Tebar Kepedulian untuk Yatim dan Dhuafa, Enam Tahun Konsisten 10 Ribu Penerima Manfaat Telah Terbantu
deNews

Di Hari Jadi Ciamis ke-384, BLK Tebar Kepedulian untuk Yatim dan Dhuafa, Enam Tahun Konsisten 10 Ribu Penerima Manfaat Telah Terbantu

Minggu, 14 Juni 2026
Kawal Swasembada Pangan Nasional, Polres Ciamis Genjot Penanaman Jagung dan Serapan Gabah
deNews

Kawal Swasembada Pangan Nasional, Polres Ciamis Genjot Penanaman Jagung dan Serapan Gabah

Minggu, 14 Juni 2026
Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Status Ibu di Garut Dinyatakan Telah Meninggal Lahirkan Bayi Laki-laki 2,7 kg

Minggu, 14 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Hari Jadi ke 384, Anggota DPRD Anton Ahmad Fauzi : Bedas Jilid 2 Kinerja Lebih Nyata

Selasa, 22 April 2025

Pemda Bandung Terima PSU 10 Perumahan Bupati Sebut 350 Lagi Ditargetkan dalam 3 Tahun Selesai

Jumat, 23 Mei 2025
Kasi TPKPM Dinsos Garut saat menerima perwakilan keluarga Enung Nurcahyani, pekerja migran asa pameungpeuk yang diduga dianiaya dan ingin pulang, Senin (5/4/2021). (Foto : Raesha/dejurnal.com)

Pemulangan Pekerja Migran Korban Trafficking di Garut Terkendala Minimnya Anggaran

Selasa, 6 April 2021

Pemkab Purwakarta Siap Gelar Festival Manggis 2020

Jumat, 13 Maret 2020

Ketua Apdesi Kab. Ciamis Apresiasi Kinerja Polri Yang Semakin Baik

Selasa, 17 Januari 2023
Wakil Bupati bersama Kadisdik Kabupaten Garut saat memantau pelaksanaan sekolah tatap muka, Senin (19/4/2021).

Resmi Berlakukan Belajar Tatap Muka, Wakil Bupati Garut Pantau Pelaksanaan

Senin, 19 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste