• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat

bydejurnalcom
Senin, 22 Juni 2026
Reading Time: 3 mins read
Soroti Tata Kelola MBG di Pakenjeng, FP3M Garut Selatan Desak Perbaikan dan Pengawasan Ketat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Forum Pemerhati Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (FP3M) Garut Selatan menyatakan dukungannya terhadap keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Namun demikian, FP3M menyoroti berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan program tersebut di tingkat daerah, khususnya di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Hal tersebut disampaikan Ketua Korlap FP3M Garut Selatan, Iqbal, saat diwawancarai awak media usai mengikuti audiensi dengan anggota DPRD Kabupaten Garut Komisi III di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026).

Menurut Iqbal, pihaknya bersama sejumlah elemen masyarakat telah sepakat untuk mendukung penuh keberlangsungan Program MBG karena dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam upaya penanganan stunting dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Namun, dukungan tersebut tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan tata kelola yang ditemukan di lapangan.

BacaJuga :

NPCI Ciamis Kenalkan Sitting Volleyball di Ajang GEMAR

Nostalgia Permainan Masa Kecil, KORMI Hidupkan Oltrad di GEMAR Ciamis

Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia

“Kami sepakat mendukung Program Makan Bergizi Gratis karena ini merupakan kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto yang sangat baik untuk masyarakat. Kami ingin program ini berjalan dan tetap terjaga marwahnya. Namun yang menjadi perhatian kami adalah tata kelola SPPG di daerah yang berdasarkan data dan temuan kami diduga telah terjadi berbagai penyimpangan,” ujar Iqbal.

Ia menjelaskan bahwa salah satu persoalan utama yang ditemukan adalah terkait sistem distribusi yang dinilai tidak berjalan sesuai tujuan awal program. Selain itu, pelaksanaan program dinilai belum mampu mengakomodasi potensi dan sumber daya lokal yang seharusnya menjadi bagian penting dalam rantai pasok MBG.

Menurutnya, tujuan besar MBG bukan hanya menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat penerima manfaat, tetapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan ekonomi desa melalui keterlibatan petani, peternak, pelaku UMKM, hingga sektor usaha pendukung lainnya.

“Program MBG seharusnya menjadi penggerak ekonomi lokal. Produk pertanian, peternakan, dan berbagai komoditas yang ada di desa mestinya bisa terserap oleh program ini. Dengan begitu akan tercipta efek domino ekonomi yang luas bagi masyarakat. Namun yang kami temukan justru potensi lokal tidak terserap secara optimal,” katanya.

Lebih lanjut, Iqbal mengungkapkan adanya dugaan praktik monopoli dalam pengelolaan program yang melibatkan mitra tertentu. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat masyarakat lokal kesulitan untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat ekonomi dari program yang seharusnya berpihak kepada rakyat.

Ia bahkan menyebut adanya indikasi kelompok rente yang dinilai menguasai jalannya program di tingkat lokal sehingga menimbulkan ketimpangan dalam distribusi manfaat.

“Hasil temuan kami menunjukkan adanya indikasi monopoli dan kelompok rente dalam tata kelola program ini. Masyarakat yang ingin terlibat menjadi sulit karena ruang partisipasi mereka sangat terbatas. Bahkan pengelolaan oleh yayasan yang terlibat juga menjadi sorotan kami karena dinilai belum memberikan kesempatan yang adil kepada masyarakat lokal,” ungkapnya.

Iqbal menambahkan bahwa persoalan tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah saja. Di Kecamatan Pakenjeng, berbagai desa telah berupaya memberdayakan masyarakat untuk mendukung program MBG melalui koordinasi dengan para kepala desa. Namun upaya tersebut belum mendapatkan ruang yang memadai dalam pelaksanaan program.

“Hampir seluruh desa di Kecamatan Pakenjeng memiliki semangat yang sama untuk memberdayakan masyarakat dan mendukung MBG. Bukan hanya Desa Jatiwangi, tetapi banyak desa lainnya yang ingin terlibat aktif. Namun faktanya masih banyak kendala yang membuat masyarakat sulit masuk dalam rantai pasok program tersebut,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, FP3M Garut Selatan menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan pihak terkait. Pertama, mereka meminta adanya perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG, khususnya di Kecamatan Pakenjeng. Kedua, mereka mendesak agar dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan oleh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan tujuan yang telah ditetapkan.

“Kami meminta adanya evaluasi dan perbaikan tata kelola secara serius. Selain itu, kami juga mendesak agar pemerintah daerah melalui SKPD terkait segera turun ke lapangan melakukan sidak untuk melihat kondisi yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

Apabila tuntutan tersebut tidak mendapat respons yang memadai, Iqbal menegaskan bahwa pihaknya siap menempuh langkah lanjutan, termasuk menggalang dukungan masyarakat dalam jumlah lebih besar dan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

“Kalau persoalan ini tidak ditindaklanjuti dengan serius, kami akan menggalang massa yang lebih besar untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. Selain itu, kami juga tidak menutup kemungkinan untuk menggiring persoalan ini ke ranah hukum agar ada kepastian dan transparansi dalam pengelolaan program,” katanya.

Meski demikian, Iqbal kembali menegaskan bahwa kritik yang disampaikan FP3M bukanlah bentuk penolakan terhadap Program MBG. Sebaliknya, mereka ingin memastikan program unggulan pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sebagaimana yang dicita-citakan.

Menurutnya, apabila Program MBG dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan melibatkan sumber daya lokal, maka dampaknya akan sangat besar bagi pembangunan ekonomi desa.

“Coba bayangkan, jika satu desa memiliki sekitar 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), berapa besar uang yang berputar di masyarakat setiap harinya. Petani mendapatkan pasar, peternak mendapatkan pembeli, pelaku usaha kecil bergerak, bahkan sektor pengolahan limbah juga bisa tumbuh. Ini akan menciptakan kemandirian ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap semangat besar yang diusung Presiden Prabowo melalui Program Makan Bergizi Gratis dapat benar-benar diwujudkan di lapangan melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

“Tujuan program ini sangat mulia dan kami mendukung penuh. Namun kami berharap pelaksanaannya di lapangan dibenahi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya oleh segelintir pihak. Dengan begitu cita-cita membangun desa yang berdaulat secara ekonomi dan berdaulat secara pangan dapat terwujud sesuai harapan pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Garut Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako Kepada Masyarakat

Next Post

DPRD Garut Gelar Paripurna Pembahasan Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2025

Related Posts

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis
deNews

Berawal Rp50 Juta, Rizky Jaya Tumbuh Jadi Perusahaan Besi Besar di Ciamis

Senin, 21 September 2026
Persib Taklukkan Persijap 2-1 di Jepara dari Posisi ke 10 Naik ke 6 Klasemen Sementara
deNews

Persib Taklukkan Persijap 2-1 di Jepara dari Posisi ke 10 Naik ke 6 Klasemen Sementara

Minggu, 20 September 2026
Disdukcapil Ciamis Bawa Pelayanan KTP dan IKD di GEMAR HAORNAS
deNews

Disdukcapil Ciamis Bawa Pelayanan KTP dan IKD di GEMAR HAORNAS

Minggu, 20 September 2026
NPCI Ciamis Kenalkan Sitting Volleyball di Ajang GEMAR
deNews

NPCI Ciamis Kenalkan Sitting Volleyball di Ajang GEMAR

Minggu, 20 September 2026
Nostalgia Permainan Masa Kecil, KORMI Hidupkan Oltrad di GEMAR Ciamis
deNews

Nostalgia Permainan Masa Kecil, KORMI Hidupkan Oltrad di GEMAR Ciamis

Minggu, 20 September 2026
Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia
deNews

Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bandung Menyambut Kabar Bahagia

Minggu, 20 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

KabarDaerah

Sutiadi, S.Ap, Perangkat Desa Mendaftar Pilkades Bobojong

Minggu, 8 Desember 2019

Bantah Asal Dikerjakan, Kades Sawit Purwakarta Klarifikasi Perihal Jalan Hotmix

Minggu, 2 November 2025

Tutup Reses Masa Sidang II Tahun 2025 DPRD Kabupaten Bandung, Ir. Aep Dedi Menyoal Pemekaran Desa Sangkanhurip

Kamis, 13 Maret 2025

Pagelaran Seni Budaya Baraya Bedas di Desa Panyirapan Soreang : Harmoni Tradisi, Inovasi, dan Semangat

Minggu, 19 Oktober 2025
ilustrasi

Saran Buat Pemudik Menuju Garut, Hindari Jalur Cukang Monteng-Cijapati

Minggu, 23 Maret 2025

Raperda Perubahan Perumda BPR Garut, Yayan Zaenal Yasin : Peningkatan Penguatan Kompetensi BPR

Kamis, 24 Juli 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste