• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Agung Yansusan : Penataan Kecamatan Butuh Kolaborasi Dengan Ormas/OKP Setempat

bydejurnalcom
Selasa, 24 September 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Praktisi Politik Muda yang saat ini berstatus Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Agung Yansusan menilai penataan kecamatan di Indonesia itu dari dulu seakan-akan pertempuran antara estetika versus pemberdayaan ekonomi.

Hal ini Agung ungkapkan dalam menanggapi semaraknya peredaran Miras dan PKL, serta kemacetan yang kerap terjadi di beberapa wilayah kecamatan Kabupaten Bandung utamanya Kecamatan Dayeuhkolot.

BacaJuga :

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Menurut Agung, estetika (keindahan) itu bisa berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi, terkait PKL solusi yang bisa dicoba itu penataan/desain ulang pedestrian yang ada.

“Di Dayeuhkolot pedestrian itu musnah tertutup oleh PKL liar, Dimana masyarakat mau berjalan kaki ? Naah kalau pemda mau berani bikin kaya di Solo, desain pedestrian/trotoar diperlebar dan diberi ruang untuk PKL agar bisa berjualan dengan baik,” terangnya.

Masih menurut Agung, parkir angkot dan mobil dipindah atau dibatasi dan perkerasan yang digunakan untuk berjalan kaki bersifat rata tidak seperti sekarang yang terkesan mengerikan dan tidak nyaman.

Berkenaan dengan peredaran miras dikatakan Agung, di Dayeuhkolot perlu dibuatkan pemetaan sebaran penjualan miras ilegal.

“Naah untuk pelaksanaan penertibannya, jika Satpol PP setempat merasa keteteran, kenapa tidak bekerja sama dengan ormas yang advokasi di bidang miras, seperti FPI, Kokam Muhammadiyah, Brigade Persis, GP Anshor agar dapat duduk bersama berkolaborasi melakukan penertiban bersama Satpol PP setempat.

“Sekarang ini, masyarakat takut untuk bergerak melawan penyakit sosial miras tersebut, karena merasa tidak terlindungi jika kelak ada intimidasi. Plus, saran saya, pemkab itu bikin pelatihan dan motivasi untuk setiap camat di kabupaten Bandung dalam hal penertiban miras, dan akan lebih baik narasumber atau fasilitator utamanya pak adjat ( Mantan Camat Banjaran) . Jadi akan lahir pak adjat pak adjat lainnya dalam pemberantasan miras di setiap kecamatan,” ujar Agung.

Ia mengatakan hal ini guna penyelamatan generasi muda, perlu kita sadari bahwa membentuk karakter anak yang pancasilais itu bukan tugas guru sekolah saja, tetapi peran pemerintahan setempat, ormas setempat, komunitas dan lainnya juga punya tanggung jawab tersebut. Jadi kenapa tidak, jikalau pemerintah kecamatan duduk bersama MUI, Karta, ormas, lsm, aktivis, untuk membuat program bersama dan berbagi peran dalam melawan penyakit sosial yang ada di generasi muda, seperti adiksi game online, pacaran tanpa adab berujung sex bebas, narkoba, miras, putus sekolah karena malas, geng anarkis, premanisme dan lainnya.

Program tersebut kalo bisa bersifat gerakan yang tidak terlalu membebani anggaran pemerintah setempat. Seperti program perpustakaan kampung yang dulu saya inisiasi di Nusa Tenggara Timur dimana masyarakat ikut berkorban langsung (harta dan tenaga) dalam membangun fisiknya dan pembiayaan lainnya.

“Allahu a’lam bishshawab, saya makhluk yang minim ilmu dan mungkin salah, mudah mudahan Allah yang lebih maha tau, memberi kita petunjuk dan kekuatan dalam upaya memerangi hal tersebut,” pungkasnya.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Camat Ciparay Lantik Kardia Jadi Pjs Kades Sagaracipta

Next Post

Sering Dibohongi Bupati Cellica, Sepetak, GMNI dan Gemaku Unjuk Rasa

Related Posts

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta
Nasional

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta

Sabtu, 21 Februari 2026
PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Pemdes Sumbersari Gelar “Beberesih Lembur Babarengan”

Kamis, 1 Mei 2025

Warga Sukamulya Keluhkan Pengelolaan SPAM : Belum Tepat Sasaran

Jumat, 17 Oktober 2025
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Juhana. (Sopandi/dejurnal.com)

Kadisdik Kab. Bandung Beri Alasan Guru Ngaji Harus Ngajar di Sekolah

Kamis, 7 Oktober 2021

Potret Masyarakat Kampung Pondok Beureum Kabandungan, Cermin Kemiskinan Ekstrim?

Minggu, 28 September 2025

Bupati Bandung Serahkan Sertipikat Program PTSL Kepada Para Penerima di Ciparay

Kamis, 12 Juni 2025

Aliansi Masyarakat Garut Berkomitmen Kawal Program MBG Demi Generasi Cerdas dan Sehat

Selasa, 18 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste