• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Aipda Wahyu Suseno: Dengan Bertani Salah Satu Cara Untuk Mendekatkan Diri Dengan Masyarakat

byBudi Permana
Selasa, 7 Juli 2020
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

dejurnal.com,Purwakarta – Memiliki profesi sebagai anggota kepolisian tidaklah mudah, selain membuat daerah menjadi kondusif, anggota kepolisan selain memiliki peran untuk menegakkan hukum, akan tetapi juha memberikan perlindungan, pelayan dan mengayomi masyarakat.

Sosok polisi yang satu ini mungkin berbeda dengan polisi lainnya di Indonesia. Dialah Aipda Wahyu Suseno (37), yang bertugas sebagai anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Sukasari, Polres Purwakarta.

Aipda Wahyu Suseno yang Akrab di sapa Bang Jack oleh rekan-rekan Kerjanya, memilih menjadi petani adalah salah satu cara untuk mendekatkan dirinya dengan masyarakat di wilayah tempat ia bertugas khususnya para petani.

BacaJuga :

Puluhan Pelajar Garut Latihan Paskibra Sambut HUT Pramuka

Demokrat Purwakarta Gelar Lomba Rakyat, Semarakkan 25 tahun Demokrat bersama Rakyat Dan HUT RI -81

Kabid Humas Polda Jabar : Jaringan Penipuan Online ‘Pancasona Family’ di Sulsel, Berhasil Dibongkar, 12 Orang Jadi Tersangka.

Selain itu, sebelum bergabung menjadi anggota Korps Bhayangkara, Wahyu Suseno sudah tahu banyak tentang cara bertani yang baik dan benar, sebab pada waktu duduk di bangku SMA, di tanah kelahirannya Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dirinya sudah tergabung dalam kelompok tani bersama warga setempat.

Kendati Wahyu sebagai anggota Polisi, Dirinya tak pernah merasa malu saat langsung turun ke sawah milik petani di daerah Ia bertugas demi mempraktekkan langsung bagaimana cara bertani yang baik sehingga petani bisa mendapatkan hasil yang baik dan itu yang lakukan secara sukarela tanpa mengharapkan bayaran.

“Ini saya lakukan semata-mata demi bisa membantu petani agar mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus, serta mendukung program pemerintah dalam rangka peningkatan produksi pangan kepada para petani ” kata Wahyu.

Wahyu mengungkapkan, kurang lebih sudah 5 tahun Ia melakukan hal tersebut, selain untuk membantu para petani ini juga merupakan salah tugas sebagai anggota polisi yang harus bisa dekat dengan masyarakat dan Ia memiliki sedikit ilmu pertanian sehingga melalui informasi pertanian inilah dirinya melakukan pendekatan kepada masyarakat di wilayah dirinya bertugas dimana masyarakat disana sebagian besar berprofesi sebagai petani, sembari melaksanakan tugas utama sebagai anggota polisi juga bisa membantu para petani.

“Kendati demikian, Saya tidak melupakan tugas pokok sebagai anggota Polisi selaku pengayom, pelayan dan pelindung dalam keamanan dan ketertiban di masyarakat,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, saat ini jika petani didaerah tempat Ia bertugas mendapatkan kendala terkait masalah pertanian seperti cara membasmi hama, masyarakat langsung datang ke kantor Polsek Sukasari untuk menemui dirinya untuk menanyakan solusi dari permasalahan tersebut.

“Saya lahir dari keluarga petani yang sederhana, saya besar dan menjadi Polisi berkat orang tua sehingga saya berkeinginan untuk membantu petani dan inilah cara saya membantu dengan memberikan informasi terkait pertanian. Alhamdulillah masyarakat di tempat saya bertugas sudah mendapatkan hasil yang baik,” tambahnya.

Wahyu juga menceritakan, bahwa dirinya pernah mendapatkan tawaran dari beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang pertanian yang meminta dirinya untuk memberikan penyuluhan kepada petani namun harus mempromosikan produk dari perusahaan itu namun dengan tegas dia menolak tawaran tersebut.

“Setiap hama di lahan yang berbeda tidak akan sama cara membasmi hama tersebut, terkadang produk A tidak cocok di lahan yang berbeda, makanya tawaran dari beberapa perusahaan tersebut saya tolak saya tidak mau uang petani terbuang percuma,” ujar Wahyu.

Terkadang, untuk memberikan penjelasan secara langsung di sawah milik petani, Wahyu secara sukarela mengeluarkan uang pribadinya untuk membeli bibit, serta obat-obatan hama yang diperlukan dalam melakukan riset/penelitian agar petani bisa memahami secara langsung.

“Jika dilapangan saya menemukan hama baru, saya akan melakukan penelitian dirumah sembari mencari informasi bagaimana membasmi hama tersebut untuk membantu para petani,” ungkap Wahyu*”*budi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Komisi IV DPRD Karawang Minta Gubernur Gratiskan SPP SMA/SMK Di Karawang

Next Post

H Eep Jamaludin Sukmana SE : Reses Dewan Dimasa AKB Dipersingkat

Related Posts

Legislator Demokrat Putri Tantia Dorong Generasi Muda Garut Kreatif dan Bijak Bermedia Sosial
deNews

Legislator Demokrat Putri Tantia Dorong Generasi Muda Garut Kreatif dan Bijak Bermedia Sosial

Minggu, 23 Agustus 2026
18 Anak Rumah Les Cantik Mama Kaka Sana Ciamis Ikuti Lomba Jarimatika Tingkat Nasional
deNews

18 Anak Rumah Les Cantik Mama Kaka Sana Ciamis Ikuti Lomba Jarimatika Tingkat Nasional

Minggu, 23 Agustus 2026
HUT RI ke-81 dan HUT Demokrat ke-25 di Garut Jadi Momentum Pererat Kebersamaan dan Dorong UMKM Naik Kelas
deNews

HUT RI ke-81 dan HUT Demokrat ke-25 di Garut Jadi Momentum Pererat Kebersamaan dan Dorong UMKM Naik Kelas

Minggu, 23 Agustus 2026
Puluhan Pelajar Garut Latihan Paskibra Sambut HUT Pramuka
deNews

Puluhan Pelajar Garut Latihan Paskibra Sambut HUT Pramuka

Minggu, 23 Agustus 2026
Demokrat Purwakarta Gelar Lomba Rakyat, Semarakkan 25 tahun Demokrat bersama Rakyat Dan HUT RI -81
deHumaniti

Demokrat Purwakarta Gelar Lomba Rakyat, Semarakkan 25 tahun Demokrat bersama Rakyat Dan HUT RI -81

Minggu, 23 Agustus 2026
Kabid Humas Polda Jabar : Jaringan Penipuan Online ‘Pancasona Family’ di Sulsel, Berhasil Dibongkar, 12 Orang Jadi Tersangka.
deNews

Kabid Humas Polda Jabar : Jaringan Penipuan Online ‘Pancasona Family’ di Sulsel, Berhasil Dibongkar, 12 Orang Jadi Tersangka.

Sabtu, 22 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Foto : Ist/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tanggap Darurat Bencana bagi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Keagamaan di Asrama Haji Islamic Center Ciamis pada Rabu (20/11/2024).

BPBD Ciamis Gelar Bimtek Tanggap Darurat Bencana Bersama Baznas dan KPU

Kamis, 21 November 2024

RSUD Ciamis Gelar Donor Darah dan Senam Zumba Meriahkan Hari Jadi Kabupaten ke-383

Jumat, 13 Juni 2025

Sekda Subang Buka Kegiatan TMMD Di Desa Cilamaya Girang

Rabu, 19 Februari 2025

Tamburagasana Galuh Komik Kompilasi Karya Guru Ciamis Pecahkan Rekor MURI

Minggu, 19 Juni 2022

KMP Bongkar Narasi “Hutang DBHP”: Indikasi Manipulasi Anggaran dan Dugaan Pelanggaran Hukum di Purwakarta

Minggu, 26 Oktober 2025

Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas Beberapa Raperda

Kamis, 6 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste