• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Hari Lahir Pancasila, DKKG : Harus Dijadikan Momen Kembali Pada Budaya Pancasila

bydejurnalcom
Selasa, 1 Juni 2021
Reading Time: 2 mins read
Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Irwan Hendarsyah, SE saat bersama anak bungsunya, mengajarkan nilai-nilai budaya. (Foto : Istimewa)

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Irwan Hendarsyah, SE saat bersama anak bungsunya, mengajarkan nilai-nilai budaya. (Foto : Istimewa)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden No. 24 Tahun 2016 harus dijadikan momen agar kembali kepada jati diri dan budaya pancasila. Pasalnya, penetapan hari lahir Pancasila merupakan suatu hal yang sangat penting dan bernilai strategis bagi bangsa Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui refleksi yang bersifat tahunan.

Hal itu ditandaskan Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) Irwan Hendrasyah SE atau yang akrab disapa Kang Jiwan, Selasa (1/6/2021).

Jiwan pun menyoroti aksi kekerasan yang dilakukan para pemuda di wilayah Kabupaten Garut, khususnya peristiwa Cibalong dan Pameungpeuk yang sekarang menjadi perhatian publik.

BacaJuga :

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

“Jika saja Pancasila diyakini sebagai dasar negara bagi seluruh masyarakat di Indonesia dan menjadi pedoman hidup warga negaranya dalam bermasyarakat, niscaya kejadian seperti yang terjadi di Kecamatan Pameungpeuk ataupun sejenisnya tidak akan terjadi,” ungkap Ketua DKKG yang ditemui sekretarianya, jalan Ahmad Yani Timur, Garut.

Budaya berlandaskan Pancasila, menurut Kang Jiwan haruslah menjadi tatanan kehidupan, apalagi bagi generasi muda yang akan menjadi pemimpin bangsa kelak di kemudian hari, pengejawantahan haruslah tercermin dari sikap dan perilaku yang mengedepankan azas kebersamaan.

“Saya rasa tindakan seperti yang terjadi kemarin di Cibalong dan Pameungpeuk dimana segerombolan pemuda melakukan aksi kekerasan dan mendatangi Kantor Koramil serta Polsek Pameungpeuk di bawah pengaruh alkohol tidaklah mencerminkan budaya berpancasila,” tegasnya.

Lanjut dikatakan Jiwan, kehidupan berbudaya berasal dari hasil akal pikiran manusia yang sehat berbudi pekerti yang tercipta sejak nenek moyang jaman terdahulu dan menjadi sebuah kebiasaan hingga generasi sekarang. Makna Dari budaya nusantara tersirat dari nilai nilai Pancasila yang mewakili kehidupan tatanan bermasyarakat bernegara dan berbangsa.

“Melalui Nilai Budaya, Pancasila Jaya Sebagai Falsafah Bangsa dan Negara yang medasar dan mencerminkan jati diri bangsa yang mencangkup pola pikir berbudaya yang tersilakan dalam Pancasila,” papar Kang Jiwan.

Kang Jiwan pun memuji sikap TNI-POLRI yang tidak gegabah mengambil tindakan, hal ini menurutnya kedewasaan yang tercermin dari ke dua institusi ini telah sejalan dengan norma-norma Pancasila, hal ini seharusnya diikuti oleh generasi muda yang lainnya agar kehidupan ini selaras dengan apa yang diamanatkan oleh para pendiri negeri ini.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh”. Tema tersebut sangat relevan apabila dikaitkan dengan situasi dan kondisi hari ini,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Ketua DKKG, harus jujur diakui bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila mulai tergerus. Arus globalisasi yang sangat masif dan masuknya anasir budaya luar yang tidak cocok dengan budaya bangsa menjadi penyebabnya. Hal ini menjadi semakin kompleks ketika Indonesia menghadapi beragam ancaman yang dapat menggoyahkan persatuan dan kesatuan. Maka dari itu, refleksi terhadap hari kelahiran Pancasila menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

“Melalui Hari Lahir Pancasila ini, kami mengajak kepada semua elemen bangsa Indonesia untuk bersama-sama berupaya merubah kebiasaan atau budaya buruk menjadi lebih baik berlandaskan Pancasila, sebagai penguatan Indonesia jaya untuk NKRI semakin kokoh,” pungkasnya.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

399 Terjangkit DBD, Bupati Cellica Ingatkan Masyarakat Karawang Waspada

Next Post

106 Kasus DBD, UPT Puskesmas Teluk Jambe Ingatkan Warga Berantas Sarang Nyamuk dan Bersihkan Lingkungan

Related Posts

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa
GerbangDesa

Cegah Mafia Tanah, Kejari Purwakarta Jalin Kerja Sama dengan 29 Kepala Desa

Jumat, 9 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta  Usai Salat Jumat,  Berbagi Kepedulian untuk Sesama
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Usai Salat Jumat, Berbagi Kepedulian untuk Sesama

Jumat, 9 Oktober 2026
LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Camat Pacet Lantik Deni Natarul Zaman Pjs. Kades Sukarame

Rabu, 21 Mei 2025

Di Hari Santri, Bupati Bandung Akan Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Daar El Jannah

Senin, 20 Oktober 2025

Ormas LMP Mada Jabar Gelar Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 3 Mei 2021

Makam Permana Dipuntang di Dayeuhmanggung, Sisa Jejak Kerajaan Mandala Dipuntang?

Senin, 29 September 2025

Faiz Burhan Jabat Ketua KPUD Garut, Ini Kiprahnya Pasca Dilantik

Selasa, 29 Juli 2025

Belasan Warga Cilawu Garut Dikabarkan Alami Keracunan dan Satu Meninggal Dunia Pasca Konsumsi Sate Jebred

Selasa, 10 Oktober 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste