• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Maret 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Kisah Pilu 4 Anak Ditinggal Ibu Bapak Tak Punya Seragam-Kontrakan Nunggak

bydejurnalcom
Kamis, 28 Oktober 2021
Reading Time: 2 mins read
Kisah Pilu 4 Anak Ditinggal Ibu Bapak Tak Punya Seragam-Kontrakan Nunggak
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Purwakarta – Wajah pilu terpancar dari empat anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Mereka tinggal satu atap di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pramuka, Kampung Cikadu, RT 25 RW 6, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur.

Namun pilu itu seketika sirna saat mereka kedatangan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi. Keempatnya kini bisa hidup layak dan diangkat sebagai anak asuh Kang Dedi Mulyadi.

Di rumah kontrakan itu tinggal empat kakak adik Devina (15), Rama (11), Reza (10) dan si bungsu Rangga (5). Mereka kini menggantungkan hidup dari bibi dan anaknya (sepupu) yang tinggal di kontrakan sebelah.

BacaJuga :

Jurnalis Fakta Garut Alami Intimidasi Saat Meliput dan Merekam Sebuah Keributan

Kapolsek Pagaden Turun All Out Semua Aman terkendali Zero Gangguan Saat Lebaran

Lapas Ciamis Jaga Kunjungan Lebaran Hari Kedua Tetap Hangat di Tengah Pengamanan Ketat

Hariyanti (26), sepupu dari empat anak itu menjelaskan mereka ditinggal tanpa kabar sejak satu tahun lalu. Kedua orang tua mereka sudah berpisah dan hidup masing-masing.

“Bapaknya kerja di Kalimantan, terakhir kasih nafkah setahun lalu. Ibunya kerja di Jakarta,” ujar wanita yang karib disapa Yanti ini.

Akhirnya Yanti dan ibunya mengurus keempat anak itu mulai membiayai makan hingga membayar kontrakan. Namun belakangan keluarga Yanti tak mampu lagi membiayai anak-anak tersebut hingga kontrakan menunggak tiga bulan.

Yanti sendiri awalnya bekerja di sebuah pabrik kopi di Karawang. Ia pun keluar karena mendapat tawaran kerja di Kamboja. Nahas ia terkena tipu dan dideportasi karena dianggap pekerja ilegal. Semua biaya dan ongkos yang dibayar pun hangus.

Sementara ibu Yanti juga sudah tidak bekerja. Awalnya ia bekerja sebagai terapis pijat refleksi di Cikarang. Namun selama pandemi dan PPKM ia harus berhenti bekerja.

“Waktu itu masih ada biaya untuk anak-anak dari tabungan sisa kerja. Sekarang sudah habis karena saya sama ibu belum dapat kerja lagi. Makanya kontrakan mereka tidak terbayar sudah 3 bulan dan sekarang mau sekolah tatap muka belum ada untuk seragam,” ujarnya.

Mendengar hal tersebut Dedi pun langsung mengajak anak-anak bersama Yanti untuk membeli berbagai kebutuhan sembako hingga sekolah. Bahkan uang kontrakan dibayar tunai untuk satu tahun ke depan.

“Untuk tetehnya (Yanti) mulai besok bisa bekerja di UMKM KDM Center membantu menjelaskan soal tata kelola keuangan berbasis digital. Jadi bulan depan sudah dapat gaji dan bisa bantu lagi anak-anak,” ucap Dedi.

Selain mengajak belanja kebutuhan sehari-hari dan sekolah, mereka juga diajak makan di kafe oleh Kang Dedi Mulyadi. Sambil mengobrol Dedi menawari mereka yang sudah menjadi anak asuh untuk pindah ke Pesantren Cireok. Namun mereka masih pikir-pikir untuk tawaran tersebut.

“Masalah sudah kelar, kakaknya (Yanti) sudah bisa kerja, adiknya bisa sekolah. Kita selesaikan masalah satu-satu dalam setiap waktu, tidak boleh menunda masalah karena nanti akan berkembang,” ucapnya.

“Hidup adalah catatan kisah. Keprihatinan saat usia dini seringkali berubah kisah manis saat dewasa bagi mereka yang menafakurinya,” pungkas Kang Dedi Mulyadi.***budi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ratusan Lembar Uang Palsu Dimusnahkan Kejari Karawang

Next Post

Legislator Kabupaten Bandung Aep Dedi : Visi Misi Kades Harus Sejalan Visi Misi Bupati

Related Posts

Foodcourt Alun-Alun Ciamis Jadi Magnet Warga dan Pemudik Mengisi Libur Lebaran
deNews

Foodcourt Alun-Alun Ciamis Jadi Magnet Warga dan Pemudik Mengisi Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026
Disdukcapil Ciamis Buka Layanan Malam Saat Libur Nyepi, Idul Fitri, Urus KTP dan KK Tetap Jalan
deNews

Disdukcapil Ciamis Buka Layanan Malam Saat Libur Nyepi, Idul Fitri, Urus KTP dan KK Tetap Jalan

Selasa, 24 Maret 2026
Skandal Sampah di Pagaden? Fasilitas Diduga “Mangkrak”, Pejabat Disorot Saat Ramadan
deHumaniti

Skandal Sampah di Pagaden? Fasilitas Diduga “Mangkrak”, Pejabat Disorot Saat Ramadan

Senin, 23 Maret 2026
Jurnalis Fakta Garut Alami Intimidasi Saat Meliput dan Merekam Sebuah Keributan
deNews

Jurnalis Fakta Garut Alami Intimidasi Saat Meliput dan Merekam Sebuah Keributan

Senin, 23 Maret 2026
Kapolsek Pagaden Turun All Out Semua Aman terkendali  Zero Gangguan Saat Lebaran
Hukum dan Kriminal

Kapolsek Pagaden Turun All Out Semua Aman terkendali Zero Gangguan Saat Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026
Lapas Ciamis Jaga Kunjungan Lebaran Hari Kedua Tetap Hangat di Tengah Pengamanan Ketat
deNews

Lapas Ciamis Jaga Kunjungan Lebaran Hari Kedua Tetap Hangat di Tengah Pengamanan Ketat

Minggu, 22 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Satlantas Polres Garut Sosialisasi 3M Dengan Bagikan Ribuan Stiker “Ayo Pakai Masker”

Rabu, 30 September 2020

Bupati Bandung Usulkan Dua Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung, Ciwidey dan Nagreg

Rabu, 1 Oktober 2025
oppo_2

Dibulan Suci Ramadan DPC GRIB Jaya Purwakarta Berbagi Takjil Dan Santunan anak yatim

Minggu, 16 Maret 2025

Hari ini Positif Corona Bertambah 9 Orang Sembuh 10 Orang

Jumat, 1 Mei 2020

Validasi Penetapan Data Calon Penerima BLT DD Jadi Hambatan Penyaluran Lambat

Minggu, 17 Mei 2020
Spanduk Desa Sukaluyu yang menjadi pro dan kontra.

Tolak Minta Maaf Terkait Tulisan di Spanduk, Kades Sukaluyu : Itu Kampanye Lingkungan

Selasa, 27 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste