• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Pagu Indikatif Anggaran Kecamatan Dayeuhkolot Turun Drastis 50 Persen, Ini Catatan Legislator Tedi Surahman

bydejurnalcom
Kamis, 10 Februari 2022
Reading Time: 2 mins read
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman. (Sopandi/dejurnal.com)

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman. (Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Anggota DPRD dari Fraksi PKS Tedi Surahman mengatakan, ada 5 variabel dalam menentukan pagu indikatif anggaran di tiap kecamatan, yakni variabel dasar, pajak, ekonomi, sosial, dan variabel sarana prasarana dasar.

Hal ini disampaikan Tedi Surahman seusai melaksanakan monitoring evaluasi (monev) pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Dayeuhkolot, Kamis (10/2/2022). Bersama ke-8 anggota DPRD se daerah pilihan 2, Tedi mengakhiri monev di 4 kecamatan.

Tedi melanjutkan, tiap variabel ada nilai-nilainya, kemudian dijumlahkan, terjadi pembagi tiap wilayah. “Besarnya pagu tiap wilayah tergantung berapa besar dan koefisien dari masing-masing variabe, besarnya variabel yang mana,” ujarnya.

BacaJuga :

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Kecamatan Dayeuhkolot, terang Tedi kebetulan dari angka sebelumnya turun, drastis lima puluh persen lebih, dari Rp 9 miliar menjadi Rp 3,7 miliar. “Ini harus jadi catatan, kenapa seperti itu? Karena kalau dilihat variabel dasar, jumlah penduduk tidak jauh beda dengan yang lain, kemudain luas wilayah juga. Bandingkan saja dengan yang lain,” imbuhnya.

Berarti yang jumlah penduduknya yang paling banyak, dan luas wilayahnya paling gede, itu yang akan menentukan besarnya tamabahan pagu indikatif. “Tapi ada tambahan lain ekonomi, sosial, misalkan kemiskinan, rutilahu, dan lain sebagainya. Nah, itu yang jadi penentu berapa besar anggaran yang diberikan kepada tiap kecamatan, ” ujarnya.

Tedi Surahman menambahkan, Karena kecilnya pagu indikatif Kecamatan Dayeuhkolot yang hanya Rp 3,7 miliar, sementara usulan lebih dari Rp 6 miliar, maka sisanya masuk melalui pintu DPRD.

“Ada SIPD yang dientri sampai tanggal 25 Februari 2022. Supaya bisa kecover untuk semuanya,, ” tandas Tedi Surahman.

Tedi juga memberi catatan, karena di Kecamatan Dayeuhkolot ada satu kelurahan. Menurutnya. “Sama di daerah lainnya yang ada kelurahan harus juga jadi perhatian karena tidak punya anggaran desa seperti desa yang lain. Berarti harus ada anggaran khusus. Misalkan diberikan ambulan. Kalu desa kan bisa membeli, kelurahan dari maan? Karena kelurahan anggarannya ada di kecanatn,” bebernya.

Tedi Surahman bersyukur Insentif RT RW dan desa ada kenaikan. “Sekarang alhamdulillah sudah dianggarkan untuk kelurahan. Tinggal ada lagi, kalau kemarin desa dapat bantuan kendaraan operasional, kalau kelurahan tidak ada. Mungkin kelurahan ada kendaraan untuk lurhanya. Itu yang harus jadi catatan,” katanya.

Menurut Tedi, kelurahan perlu ada perhatian juga supaya tidak menjadi anak tiri di Kabupaten Bandung. “Anggaran kelurahan itu disemuanya di kecamatan. Kalau dulu terpisah, sekarang DPA-nya kecamatan. Jadi tergantung kecamatan, ” imbuhnya.

Menyikapi turunnya pagu indikatif anggaran itu karena untuk menunjang visi misi Bupati,
Tedi menjelaskan, memang bupati punya program tersendiri, program prioritas sehingga anggaran dialih-alihkan ke visi misi bupati.

“Untuk mewujudkan visi misi kan harus ada anggaran, akhirnya anggaran yang rutin biasa digeser. Kita selama programnya untuk kepentingan masyarakat, silahkan tidak apa-apa dianggarkan, tetapi harus diback up dengan peningkatan pendapatan. Naikan PAD-nya, digenjot. Potensi Kabupaten Bandung besar. Kemarin di detik-detik terakhir saja kita bisa menambah Rp 58 miliar. Insyaaloh bisa naik di Kabupaten Bandung, ” pungkasnya. ***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dibantu Polisi dan TNI, Kecamatan Gedebage Gelar Operasi Yustisi Agar Warga Patuh Prokes

Next Post

Komisi IV DPRD Purwakarta Terima Naskah Usulan Guru MGMP Bahasa Sunda

Related Posts

Kadisnakan Ciamis Apresiasi Pasini Farm Kantongi NKV Level 1, Sebut Sudah Bisa Ekspor
deNews

Kadisnakan Ciamis Apresiasi Pasini Farm Kantongi NKV Level 1, Sebut Sudah Bisa Ekspor

Rabu, 7 Oktober 2026
Wabup Bandung, Ali Syakieb: PMI Gerakan Kemanusiaan yang Dibutuhkan Masyarakat
deNews

Wabup Bandung, Ali Syakieb: PMI Gerakan Kemanusiaan yang Dibutuhkan Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026
Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis
deNews

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis

Rabu, 7 Oktober 2026
Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru
deNews

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Rabu, 7 Oktober 2026
Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum
Hukum dan Kriminal

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026
Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA
dePraja

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Rabu, 7 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Bupati Ciamis Tindak Lanjut Dugaan Keracunan MBG di Kawali, Minta Pengawasan Dapur Lebih Ketat

Jumat, 3 Oktober 2025
Ahmad (57) Warga Kecamatan Cibiuk yang diduga sertikat tanahnya dijaminkan ke bank tanpa sepengetahuannya.

Sertifikat Tanah Warga Garut Hasil Program Ajudifikasi Dijaminkan ke Bank Tanpa Ijin, Diduga Libatkan Oknum Perangkat Desa

Sabtu, 8 Juli 2023

Personil Gabungan Siaga Di Pos Chek Point Perbatasan Purwakarta Karawang

Rabu, 13 Mei 2020

GOPAN Priangan Timur Bawa Siswa SMK IPP Ciamis ke ILDEX 2026, Kenali Teknologi Industri Perunggasan Dunia

Rabu, 16 September 2026
Dena Wahyu Kelana. (Foto : Istimewa)

Ini Kesan Dena Wahyu Kelana Main di Preman Pensiun 5

Senin, 19 April 2021

Miliaran Rupiah Digelontorkan Untuk Penataan Wisata Curug Malela

Rabu, 13 November 2019

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste