• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Juli 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Pagu Indikatif Anggaran Kecamatan Dayeuhkolot Turun Drastis 50 Persen, Ini Catatan Legislator Tedi Surahman

bydejurnalcom
Kamis, 10 Februari 2022
Reading Time: 2 mins read
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman. (Sopandi/dejurnal.com)

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman. (Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Anggota DPRD dari Fraksi PKS Tedi Surahman mengatakan, ada 5 variabel dalam menentukan pagu indikatif anggaran di tiap kecamatan, yakni variabel dasar, pajak, ekonomi, sosial, dan variabel sarana prasarana dasar.

Hal ini disampaikan Tedi Surahman seusai melaksanakan monitoring evaluasi (monev) pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Dayeuhkolot, Kamis (10/2/2022). Bersama ke-8 anggota DPRD se daerah pilihan 2, Tedi mengakhiri monev di 4 kecamatan.

Tedi melanjutkan, tiap variabel ada nilai-nilainya, kemudian dijumlahkan, terjadi pembagi tiap wilayah. “Besarnya pagu tiap wilayah tergantung berapa besar dan koefisien dari masing-masing variabe, besarnya variabel yang mana,” ujarnya.

BacaJuga :

DPRD Garut Terima Kunker BPS : Sosialisasi Pendataan Strategis Sensus Ekonomi Tahun 2026

Anggaran APBD 1 Milyar Pembangunan 19 Kios Diatas Lahan Perhutani Dipertanyakan

PGRI Kabupaten Ciamis Tegaskan Dukung Korban Dugaan Pelecehan, Hormati Proses Hukum Tanpa Intervensi

Kecamatan Dayeuhkolot, terang Tedi kebetulan dari angka sebelumnya turun, drastis lima puluh persen lebih, dari Rp 9 miliar menjadi Rp 3,7 miliar. “Ini harus jadi catatan, kenapa seperti itu? Karena kalau dilihat variabel dasar, jumlah penduduk tidak jauh beda dengan yang lain, kemudain luas wilayah juga. Bandingkan saja dengan yang lain,” imbuhnya.

Berarti yang jumlah penduduknya yang paling banyak, dan luas wilayahnya paling gede, itu yang akan menentukan besarnya tamabahan pagu indikatif. “Tapi ada tambahan lain ekonomi, sosial, misalkan kemiskinan, rutilahu, dan lain sebagainya. Nah, itu yang jadi penentu berapa besar anggaran yang diberikan kepada tiap kecamatan, ” ujarnya.

Tedi Surahman menambahkan, Karena kecilnya pagu indikatif Kecamatan Dayeuhkolot yang hanya Rp 3,7 miliar, sementara usulan lebih dari Rp 6 miliar, maka sisanya masuk melalui pintu DPRD.

“Ada SIPD yang dientri sampai tanggal 25 Februari 2022. Supaya bisa kecover untuk semuanya,, ” tandas Tedi Surahman.

Tedi juga memberi catatan, karena di Kecamatan Dayeuhkolot ada satu kelurahan. Menurutnya. “Sama di daerah lainnya yang ada kelurahan harus juga jadi perhatian karena tidak punya anggaran desa seperti desa yang lain. Berarti harus ada anggaran khusus. Misalkan diberikan ambulan. Kalu desa kan bisa membeli, kelurahan dari maan? Karena kelurahan anggarannya ada di kecanatn,” bebernya.

Tedi Surahman bersyukur Insentif RT RW dan desa ada kenaikan. “Sekarang alhamdulillah sudah dianggarkan untuk kelurahan. Tinggal ada lagi, kalau kemarin desa dapat bantuan kendaraan operasional, kalau kelurahan tidak ada. Mungkin kelurahan ada kendaraan untuk lurhanya. Itu yang harus jadi catatan,” katanya.

Menurut Tedi, kelurahan perlu ada perhatian juga supaya tidak menjadi anak tiri di Kabupaten Bandung. “Anggaran kelurahan itu disemuanya di kecamatan. Kalau dulu terpisah, sekarang DPA-nya kecamatan. Jadi tergantung kecamatan, ” imbuhnya.

Menyikapi turunnya pagu indikatif anggaran itu karena untuk menunjang visi misi Bupati,
Tedi menjelaskan, memang bupati punya program tersendiri, program prioritas sehingga anggaran dialih-alihkan ke visi misi bupati.

“Untuk mewujudkan visi misi kan harus ada anggaran, akhirnya anggaran yang rutin biasa digeser. Kita selama programnya untuk kepentingan masyarakat, silahkan tidak apa-apa dianggarkan, tetapi harus diback up dengan peningkatan pendapatan. Naikan PAD-nya, digenjot. Potensi Kabupaten Bandung besar. Kemarin di detik-detik terakhir saja kita bisa menambah Rp 58 miliar. Insyaaloh bisa naik di Kabupaten Bandung, ” pungkasnya. ***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dibantu Polisi dan TNI, Kecamatan Gedebage Gelar Operasi Yustisi Agar Warga Patuh Prokes

Next Post

Komisi IV DPRD Purwakarta Terima Naskah Usulan Guru MGMP Bahasa Sunda

Related Posts

Legislator F Demokrat Akhiri Hailuki  BAKUMBARA, Bantu Masyarakat Yang Alami Ketidakadilan dalam Proses Hukum
deNews

Legislator F Demokrat Akhiri Hailuki BAKUMBARA, Bantu Masyarakat Yang Alami Ketidakadilan dalam Proses Hukum

Rabu, 8 Juli 2026
Dies Natalis ke-11 FPPG Jadi Momentum Kebangkitan, Perkuat Peran Pemuda sebagai Mitra Kritis Pembangunan Garut
deNews

Dies Natalis ke-11 FPPG Jadi Momentum Kebangkitan, Perkuat Peran Pemuda sebagai Mitra Kritis Pembangunan Garut

Rabu, 8 Juli 2026
Perkuat Karakter Generasi Muda, Kwarcab Gerakan Pramuka Garut Lantik KAMABISAKA Kencana DPPKBPPPA
deNews

Perkuat Karakter Generasi Muda, Kwarcab Gerakan Pramuka Garut Lantik KAMABISAKA Kencana DPPKBPPPA

Rabu, 8 Juli 2026
DPRD Garut Terima Kunker BPS : Sosialisasi Pendataan Strategis Sensus Ekonomi Tahun 2026
deNews

DPRD Garut Terima Kunker BPS : Sosialisasi Pendataan Strategis Sensus Ekonomi Tahun 2026

Rabu, 8 Juli 2026
Anggaran APBD 1 Milyar Pembangunan 19 Kios Diatas Lahan Perhutani Dipertanyakan
deNews

Anggaran APBD 1 Milyar Pembangunan 19 Kios Diatas Lahan Perhutani Dipertanyakan

Rabu, 8 Juli 2026
PGRI Kabupaten Ciamis Tegaskan Dukung Korban Dugaan Pelecehan, Hormati Proses Hukum Tanpa Intervensi
deNews

PGRI Kabupaten Ciamis Tegaskan Dukung Korban Dugaan Pelecehan, Hormati Proses Hukum Tanpa Intervensi

Rabu, 8 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Yosep Nugraha : GBS Bisa Dijadikan Studio Apresiatif

Jumat, 18 September 2020

GNPK RI Garut Minta Insiden Ayah Curi Hape Jangan Dijadikan Pencitraan, Audit Penggunaan Dana Bos!

Minggu, 9 Agustus 2020

Kecamatan Pacet Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-384 Kabupaten Bandung Dan Hari Kartini Ke-146

Senin, 21 April 2025

Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Fokus Pada Program Prioritas dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Senin, 20 Oktober 2025

Pipa Air PLTMH Bungbulang Garut Jebol, Inilah Penyebabnya

Rabu, 30 November 2022

Jadi Program Kerja Unggulan, Ikatan Alumni SMPN 1 Garut Adakan Kegiatan Donor Darah

Minggu, 27 Maret 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste