• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

PKBM Assalam Jadi Solusi Warga Kurang Mampu

bydejurnalcom
Sabtu, 5 Oktober 2019
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com – Bandung

Keberadaan pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM ) Assalam yang beralamat di desa Karangtunggal Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung cukup menjadi penopang jenjang pendidikan bagi warga yang kurang mampu yang terancam putus sekolah karena faktor eko nomi.

BacaJuga :

Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor

Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Pengelolaan Ramah Lingkungan

PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu

PKBM Assalam didirikan tahun 2007 oleh mendiang H Asep Sutisna (alm) salah seorang tokoh pendidikan di wilayah Cicalengka .

Sejalan dengan keberdirianya sudah tak terhitung menghasilkan beberapa angkatan lulusan dan tak sedikit dari para alumnus pendidikan kesetaraan tersebut telah banyak yang berhasil bekerja di instansi pemerintah ,karyawan swata maupun menjadi pengusaha sukses. Ujar Endang Sukayat salah seorang pengurus PKBM Assalam.

Menurut Enang, semenjak ia menjadi bagian pengurus PKBM Assalam sekitar tahun 2015 , sudah 5 angkatan dengan status sudah mandiri.

Enang menerangkan, PKBM Assalam mempunyai jenjang paket A,B dan C. Saat ini tercatat sekitar 250 orang dan mayoritas dari kecamatan Paseh terutama yang paling mendominasi Warga belajar dari dari kampung Legok pego Desa Drawati, namun ada pula warga belajar dari wilayah luar kab Bandung yang menjadi penghuni asrama yayasan yatim piatu di wilayah desa kec Paseh yang memanpaatkan menjadi siswa PKBM Assalam.

Mereka memanpaatkan program kesetaraan di paket tersebut dengan waktu belajar hari Sabtu atau Minggu dengan waktu lama belajar 2 jam.
“pihak kami tak memungut biaya sepeserpun ,alias gratis”. Tambahnya.

Lebih lanjut Enang menambahkan, adapun para tutor mayoritas para guru honor yang bertugas pada sekolah sekolah di wilayah pendidikan kec Paseh.

Sementara Ijasah untuk para siswa secara legalisasi berdasar pendidikan non formal (PNF) diberikan dari Dinas pendidikan dan kebudayaan kab Bandung.Dengan standarisasi
nomer pokok satuan pendidikan nasional.NPSPN,”terang Enang Sukayat disela kesibukanya saat menerima rombongan tim asesor badan akreditasi Nasional BAN dari Jakarta.

Sementara diungkapkan Engkos kepala sekolah SDN Legok pego.
Untuk tahun ini sekitar 20 siswa nya lulusan sekolahnya menjadi siswa PKBM Assalam ini,Berawal terdorong rasa keprihatinan saya berusaha mempasilitasi para lulusan sekolahnya agar mau memanpaatkan jenjang pendidikan kesetaraan disini.

Mengingat para lulusan terdahulu banyak enggan melanjutkan pendidikan lagi karena paktor kondisi medan wilayah pemukimanya tang cukup terpencil.ditambah kondisi ekonomi di wilayah kp legokpego yang masih terbilang terisolir,karena rentang kendali jarak menempuh kesekolah formal yang jauh ditambah medan jalan yang cukup sulit hingga memakan biaya ongkos kendaraan (ojek) cukup besar ,sekitar rp 50 ribu satu kali ongkos pergi.sementara mayoritas di wilayah Legokpego masyarakatnya bermata pencaharian buruh tani serta keseharian banyak berada di kebun.
Saya berusaha untuk mendorong agar mereka mau menimba ilmu pendidikan melalui jalur kesetaraan ini.
Agar mereka tak merasa percuma selama menempuh pendidikan apalagi dengan mengantongi bukti ijasah secara legal yang dapat berguna untuk masa depan mereka.,”Ujar Engkos

Sementara itu Tita Rostika selaku ketua lembaga penyelengara PKBM Assalam.
Selama ini penyelenggaran pendidikan kesetaraan setiap tahunya berjalan lancar.
Hanya mungkin mengenai kendala saat menjelang ujian,dimana warga belajar kadang susah datang dengan sendirinya ,padahal sebelumnya dilakukan pemberitahuan,akhirnya pihak kami harus jemput bola dengan mendatangi ke setiap rumah masing masing,”Tutur Tita

Masih menurut Tita,dirinya besar harapan semoga PKBM Assalam ini kedepan lebih maju lagi,selain itu dapat mewujudkan cita cita mendiang suaminya selaku pendirinya.
” Almarhum suami ingin mendirikan pendidikan sekolah menengah pertama formal SMP atau kesetaraan semisal MTs di wilayah desa Karanggtunggal ini”
Semoga apa yang menjadi bagian harapan mendiang suami, dapat terwujud,”Pungkas ketua Lembaga PKBM Assalam ini yang diamini oleh Lilis Sumarni selaku sekretarisnya.***

@taryana budiman

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Normalisasi Citarum Menyempit, Banyak Warga Resah

Next Post

Bulan Kedua, Para Anggota DPRD Garut Telat Gajian

Related Posts

TAGANA Sisir Sungai Citanduy, Dua Perahu Karet Diterjunkan Cari Korban Cirahong
deNews

TAGANA Sisir Sungai Citanduy, Dua Perahu Karet Diterjunkan Cari Korban Cirahong

Sabtu, 23 Mei 2026
Penerbitan ID SPPG Palsu, Yang Diduga Dilakukan Oleh Sdr. Okky Septian Berhasil Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar
deNews

Penerbitan ID SPPG Palsu, Yang Diduga Dilakukan Oleh Sdr. Okky Septian Berhasil Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar

Sabtu, 23 Mei 2026
Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta
deNews

Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta

Jumat, 22 Mei 2026
Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor
deNews

Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor

Jumat, 22 Mei 2026
Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Pengelolaan  Ramah Lingkungan
deNews

Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Pengelolaan Ramah Lingkungan

Jumat, 22 Mei 2026
PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu
deNews

PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu

Jumat, 22 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna ( tengah) saat buka bersama para awak media di Rumdin, Selasa (11/5/2021). (Foto Sopandi/dejurnal.com).

Zona Oranye, Bupati Bandung Shalat Idul Fitri di Kampung Halaman

Rabu, 12 Mei 2021

Warga Netizen Geger, Surat Permohonan Pengunduran Diri Wakil Bupati Indramayu Beredar

Senin, 13 Februari 2023
Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna saat meninjau dan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak angin puting beliung di Desa Cangkuang, Kec Rancaekek, Kab Bandung, Sabtu (17/4/2021).

Kang DS : Harus Banyak Tanam Pepohonan untuk Tekan Dampak Puting Beliung

Minggu, 18 April 2021

Pengurus DPC APDESI Purwakarta Dikukuhkan

Minggu, 27 Maret 2022
Agung Hermawan (tengah). insert : ilustrasi PLTB

Hadiri Peresmian Gedung MPP, Direktur RBPN Dorong Kemajuan Garut Dengan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

Selasa, 19 Desember 2023

LSM Penjara Sukabumi Soroti Sekolah Masih Tahan Ijazah Siswa

Senin, 16 Mei 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste