• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Di Pesta Rakyat Kuwera Duplikatnya, Goong Renteng Yang Asli Tidak Sembarang Ditabuh

bydejurnalcom
Senin, 17 Agustus 2020
Reading Time: 2 mins read
Di Pesta Rakyat Kuwera Duplikatnya, Goong Renteng Yang Asli Tidak Sembarang Ditabuh
ShareTweetSend

Dejurnal.com,Bandung – Di Pesta Rakyat Kuwera Bakti Sabilulungan yang digelar di Bale Rame Komplek Gedong.Budaya Sabilulungan, Minggu (16/8/2020) di tabuh Goong Renteng Embah Bandong dari Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari.

Goong renteng merupakan salah satu jenis gamelan khas masyarakat Sunda yang sudah tua. Setidaknya sudah ada sejak abad ke-16 dan terdapat di beberapa daerah Jawa Barat, di antarannya di Cileunyi dan Cikebo, Tanjungsari Sumedang, Lebakwangi Arjasari Kabupaten Bandung. Goong renteng juga terdapata di Karaton Kanoman Cirebon, di Cigugur Kuningan, Talaga Majalengka, Ciwaru Sumedang, Tambi Indramayu, Mayung, Suranenggala, serta Tegalan Cirebon.

Jadi goong renteng itu tidak hanya ada di Batukarut. Hanya, yang membedakan goong renteng yang lain dengan Goong Renteng Embah Bandung Batukarut, yakni dalam laras. “Kalau yang lain larasnya pelog atau salendro, kalau Goong Renteng Embah Bendong itu. Kata para ahli seni larasnya khusus bandongan, tidak bisa untuk laras lain,” begitu diungkapkan Itang Rusmana Erawan, salah satu ais pangampih lembaga Sasaka Waruga Pusaka yang memelihara Goong Renteng Embah Bandong saat ditemui di sela acara Pesta Rakyat.

BacaJuga :

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Goong Renteng Embah Bandong tidak sembarang ditabuh, tapi mengapa di Pesta Rakyat itu ditabuh? Kata Itang, Goong Renteng Embah Bandong yang asli memang ditabuh hanya pada bulan Mulud pada ritual mencuci benda pusaka. Hal ini untuk menjaga dari kerusakan. Yang ditabuh untuk pagelaran seperti festival atau pada Pesta Rakyat saat ini adalah goong renteng duplikatnya.

“Goong Renteng Embah Bandong yang asli tersimpan di salah satu rumah pengurusnya. Setiap bulan Mulud dicuci, itu untuk membersihkan dari karat dan kotor. Tidak sembarang ditabuh karena untuk menjaga kelestariannya,” kata Itang.

Tidak disebut kapan titimangsa ditemukannya, yang jelas Goong Renteng Embah Bandong ditemukan di daerah Tanjungwangi. Tempat tersebut, sekarang dinamakan Lebakwangi Desa Batukarut oleh seorang bangsawan, setingkat bupati jika di masa sekarang, namanya Embah Dalem Panggung Jayadikusumah.

Masyarakat setempat mengenalnya dengan sebutan Embah Dalem Andaya Sakti. Gamelan tersebut merupakan dua bonang, goong, kècrèk, beri, dan saron.

Ada yang berpendapat, disebut gamelan renteng karena bonangnya direntetkeun atau dirèntèngkeun istilah Sunda. Mungkin dulu itu tidak seperti sekarang memakai ancak.

Goong renteng pada jaman Belanda ditabuh dalam acara melantik Bupati Bandung atau acara resepsi lainnya. Ditabuh hingga subuh dengan lima jenis gemelan yang disebut tadi, sekarang-sekarang ditambah gendang.

Kelima waditra gamelan Embah Bandong mengandung filosofi, bahwa lima pancaindra manusia harus bersih.

Apa keistimewaan dan bagaimana bisa dipercaya ada aura magis dan sakralnya kalau yang ditabuh itu duplikatnnya? Malahan sekarang sudah dibuat tiga duplikat untuk dipakai latihan dan menabuh dalam suatu acara.

Dari pengalaman nayaga atau para penabuhnya, dalam laras dan ritualnya sama, hanya auranya memang beda antara menabuh yang asli dengan duplikat. Apalagi yang asli berbahan perunggu, seperti goong. Suaranya lebih bergema sebab selain bahannya dari perunggu juga lebih tebal dan besar ukuranannya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sambut HUT RI Ke 75 RT 03 Ngaliwet Bareng Warga

Next Post

Upacara Peringatan HUT RI Ke 75 Di Dinas PUPR Kabupaten Karawang

Related Posts

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan
deNews

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Senin, 5 Januari 2026
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

Senin, 5 Januari 2026
Budaya

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Senin, 5 Januari 2026
Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Bupati Purwakarta Kukuhkan 309 CPNS Jadi PNS Melalui Vicon

Selasa, 5 Mei 2020

Panen Cabai Di Sukatani, Geliat Awal Bumdes Tingkatkan Pendapatan Asli Desa

Minggu, 3 Mei 2020

Bukti Literasi Sejarah Mengapresiasi RA Lasminingrat Sangat Layak Menjadi Pahlawan Nasional

Rabu, 10 November 2021

ASN Purwakarta Canangkan Komitmen Pakai Elpiji Pink

Senin, 15 Juli 2019

Optimalisasi Transformasi Posyandu Melalui Sipandu Bedas Digelar di Kecamatan Pacet

Kamis, 25 September 2025
Ilustrasi/borobudurnews

Tersangka Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Munjul Resmi Ditahan Kejari Cianjur

Selasa, 22 Desember 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste