• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Surat KUA Pameungpeuk Terkait Pengeras Suara Bikin Gaduh, FPPG Bakal Minta Kemenag Garut Klarifikasi

bydejurnalcom
Senin, 7 Juni 2021
Reading Time: 2 mins read
Forum Pemudi Peduli Garut (FPPG) saat beraudiensi dengan Asda 1 Kabupaten Garut.

Forum Pemudi Peduli Garut (FPPG) saat beraudiensi dengan Asda 1 Kabupaten Garut.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pernyataan Camat Pameungpeuk Tatang Suryana yang mengklarifikasi terkait kegaduhan atas terbitnya surat penggunaan pengeras suara di mesjid oleh KUA Pameungpeuk dikritisi oleh Sekretaris Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) Pian Sopiana yang juga putra daerah Pameungpeuk.

“Yang membuat dan mengeluarkan surat Kepala KUA Kecamatan Pameungpeuk, yang mengklarifikasi camat, ada apa ini?” ujar Pian.

Ia tidak memahami maksud Camat Pameungpeuk yang seakan kebakaran jenggot dengan gaduhnya surat yang dikeluarkan KUA Pameungpeuk, sementara Kepala KUA Pameungpeuk belum mengeluarkan pernyataan apapun.

BacaJuga :

Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, FPP SE Garut Gelar Bedah Buku Al Amin dan Pelantikan DPAC

Refleksi 80 Tahun Kementerian Agama, Kemenag Garut Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

PGRI Ciamis Launching Buku “Perempuan-Perempuan Tangguh”, Angkat Peran Guru Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

“Yang paham terkait maksud dan tujuan itu si empunya penerbit surat, Kepala KUA, suruh klarifikasi dong itu Kepala KUA Pameungpeuk,” ujarnya.

Menurut Pian, dalam video pernyataan yang disaksikan oleh MUI Pameungpeuk, Danramil, Polsek Pameungpeuk dan perwakilan dari pihak KUA, Camat Tatang Suryana menyebutkan bahwa disinyalir ada satu DKM yang tidak mematuhi aturan tersebut.

“Baiknya, pejabat kalau ngomong harus jelas, sebutkan DKM mana biar tak jadi fitnah dan antar DKM tak menjadi saling tuding,” tandasnya.

Pian melanjutkan, sebagai putra daerah Pameungpeuk dirinya sangat tahu, pasca keluar surat dari KUA Pameungpeuk, beberapa masjid masih memakai pengeras suara dan terdengar di luar masjid.

“Harusnya camat jelas mendefinisikan tentang lingkungan masjid di wilayah Pameungpeuk, kalau belum tahu pasti keadaan daerah kecamatan Pameungpeuk, lebih baik tak disampaikan karena bakal memperkeruh suasana,” Ujarnya.

Pian menandaskan, dengan adanya klarifikasi dari Camat namun Kepala KUA sebagai pembuat surat tak memberikan klarifikasi memberikan kesan ada hal yang ditutupi.

“Tentunya FPPG bakal beraudiensi dengan Kemenag Garut untuk meminta klarifikasi terkait surat KUA Pameungpeuk yang bikin gaduh,” pungkasnya.

Berkaitan hal itu, Asda 1 Suherman ketika dikonfirmasi dejurnal.com, Senin (7/6/2021) terkait gaduh surat KUA Pameungpeuk namun Camat yang mengklarifikasi, langsung menghubungi Camat Pameungpeuk Tatang Suherman melalui telepon selulernya.

“yi, Akang kedatangan para awak media mempertanyakan situasi kondisi Pameungpeuk, ada apa yi,” tanya Asda 1 kepada camat Pameungpeuk.

Dalam telepon, terdengar jawaban Camat Pameungpeuk bahwa untuk pilkades aman terkendali sementara urusan masalah surat KUA karena ada sarana ibadah yang alat pengeras suaranya menggagu kenyamanan masyarakat sampai jam sebelas malam padahal tidak ada jamaahnya, kendati demikian hal itu akan dimusyawarahkan kembali dan akan dibuat berita acaranya.

“Nah itu yi, nanti kalau berita acaranya sudah dibuat akang akan minta,” pungkas Asda 1 Suherman.***Yohannes/Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Bandung : Tingkatkan Ekonomi Digital Lewat Jaringan 5G

Next Post

Yudha Pudja Turnawan Bantu Rumah Roboh, Warga Lengkongjaya

Related Posts

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
deNews

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026
deBisnis

Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, FPP SE Garut Gelar Bedah Buku Al Amin dan Pelantikan DPAC

Sabtu, 3 Januari 2026
Refleksi 80 Tahun Kementerian Agama, Kemenag Garut Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan
deNews

Refleksi 80 Tahun Kementerian Agama, Kemenag Garut Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan dan Persatuan

Sabtu, 3 Januari 2026
PGRI Ciamis Launching Buku “Perempuan-Perempuan Tangguh”, Angkat Peran Guru Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
deNews

PGRI Ciamis Launching Buku “Perempuan-Perempuan Tangguh”, Angkat Peran Guru Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 3 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Bupati Ciamis Resmi Lepas Kafilah MTQH ke-39 ke Tingkat Provinsi

Minggu, 15 Juni 2025

Hanung Prabowo : Diduga Persaingan Bisnis, Dua PMA di Garut Berpotensi Korbankan Ribuan Pekerja

Selasa, 26 Juli 2022

Bisnis Videotron Muka Cianjur Diduga Rugikan Pengusaha Miliaran Rupiah

Senin, 2 November 2020

PWI dan IJTI Deklarasikan Pilkada Aman, Sehat dan Damai

Sabtu, 17 Oktober 2020
Hajat Lembur, tradisi menyambut musim hujan di Desa Sukanagara.

Potensi Seni dan Budaya Desa Sukanagara Perlu Dikembangkan

Jumat, 6 November 2020

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Agus Jaenudin, S.I.Kom Apresiasi TPU Daraulin Penuhi Aspirasi Warga

Kamis, 16 November 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste