• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Juni 29, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Legislator

Yudha Puja Turnawan Soroti Krisis Pemulangan Jenazah dan Validasi Bantuan Sosial di Garut

bydejurnalcom
Jumat, 13 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
Yudha Puja Turnawan Soroti Krisis Pemulangan Jenazah dan Validasi Bantuan Sosial di Garut
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengangkat sejumlah persoalan sosial yang dinilainya membutuhkan penanganan cepat dan sistemik. Hal tersebut ia sampaikan saat diwawancarai awak media di Kantor DPRD Kabupaten Garut, Jumat (13/2/2026). Isu yang disoroti mencakup sulitnya pemulangan jenazah warga perantauan hingga perlunya pembaruan data kesejahteraan sosial agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

Tragedi Perantau: Biaya Pemulangan Jenazah Jadi Beban Berat

Yudha mengungkapkan kisah duka seorang warga Garut yang bekerja di wilayah Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, yang meninggal dunia. Keluarga almarhum menghadapi kendala besar untuk memulangkan jenazah ke kampung halaman akibat tingginya biaya transportasi dan administrasi.

BacaJuga :

Latihan Gabungan Tarung Derajat Jadi Ajang Pemanasan Tim Garut Menuju Porprov 2026, Targetkan Raih Prestasi Terbaik

Milangkala ke-48 Desa Jayaraga Semarakkan Budaya Lokal dan Bangkitkan Ekonomi UMKM Warga

Muscab VI PAN Ciamis Jadi Titik Awal Konsolidasi Menuju Pemilu 2029, Basis Desa Diperkuat

Menurut keterangan yang diterima, biaya pemulangan disebut mencapai ratusan juta rupiah angka yang jauh melampaui kemampuan ekonomi keluarga. Bahkan terdapat permintaan biaya yang mendekati satu miliar rupiah. Karena keterbatasan tersebut, keluarga akhirnya terpaksa memakamkan jenazah di perantauan.

Peristiwa ini, kata Yudha, menunjukkan adanya celah dalam sistem perlindungan sosial bagi warga kurang mampu yang tertimpa musibah di luar daerah. Ia menilai pemerintah perlu menyiapkan skema bantuan darurat yang lebih cepat, jelas, dan terkoordinasi agar keluarga korban tidak menanggung beban berlapis di tengah duka.

Pembaruan Data Sosial Dinilai Mendesak

Selain persoalan kemanusiaan tersebut, Yudha juga menyoroti akurasi data kesejahteraan sosial di Garut. Ia menilai masih terjadi ketidaksesuaian data, di mana warga miskin ekstrem belum seluruhnya terdaftar, sementara sebagian warga yang telah mampu secara ekonomi masih menerima bantuan.

Untuk mengatasi hal itu, ia mendorong optimalisasi peran Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta pelibatan perangkat lingkungan seperti RT dan RW dalam verifikasi lapangan.

Menurutnya, pendataan harus dilakukan secara faktual melalui kunjungan langsung ke rumah warga agar kondisi sosial ekonomi dapat dinilai secara objektif. Dengan begitu, bantuan seperti jaminan kesehatan dan bantuan sosial lainnya dapat benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.

Perlu Respons Lebih Terbuka dari Pemerintah Pusat

Yudha juga meminta agar pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia, lebih responsif terhadap pembaruan data yang diusulkan pemerintah daerah. Ia menilai para operator dan pendamping sosial di lapangan memiliki pemahaman paling nyata terhadap kondisi masyarakat.

Ia menekankan bahwa sistem pendataan berbasis aplikasi harus disertai mekanisme verifikasi lapangan yang kuat. Teknologi, menurutnya, seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti pengamatan langsung terhadap realitas sosial.

Harapan Perbaikan Sistem Kesejahteraan

Menutup pernyataannya, Yudha berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial. Dengan data yang akurat dan mekanisme bantuan yang tanggap, pemerintah dapat memastikan warga miskin ekstrem dan kelompok rentan memperoleh perlindungan yang layak.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah maupun pusat untuk bekerja sama memperbaiki sistem kesejahteraan. Tujuannya jelas tidak ada lagi warga yang terabaikan saat menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan layanan sosial dasar.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Waktu Usia 10 Tahun Manggung di UNPAD, Dalang Khanha Ade Kosasih Sunarya Giri Harja 2 Raih Sarjana di UNPAD

Next Post

Refleksi HPN 2026 : Menjaga Nyala Pers di Tengah Badai Perkembangan Zaman

Related Posts

Born to Fight, Trained to Win: Kejurkab BKC Ciamis Ajang Seleksi Bibit Atlet Berprestasi
deNews

Born to Fight, Trained to Win: Kejurkab BKC Ciamis Ajang Seleksi Bibit Atlet Berprestasi

Minggu, 28 Juni 2026
10 Muharram Momentum Tebar Kepedulian Desa Cimari, Puluhan Yatim Piatu dan Dhuafa Terima Santunan
deNews

10 Muharram Momentum Tebar Kepedulian Desa Cimari, Puluhan Yatim Piatu dan Dhuafa Terima Santunan

Minggu, 28 Juni 2026
Pesta Rakyat di Desa Sumbersari Yang Digagas Anggota DPR RI Asep Romi Diapresiasi Bupati
deNews

Pesta Rakyat di Desa Sumbersari Yang Digagas Anggota DPR RI Asep Romi Diapresiasi Bupati

Sabtu, 27 Juni 2026
Latihan Gabungan Tarung Derajat Jadi Ajang Pemanasan Tim Garut Menuju Porprov 2026, Targetkan Raih Prestasi Terbaik
deNews

Latihan Gabungan Tarung Derajat Jadi Ajang Pemanasan Tim Garut Menuju Porprov 2026, Targetkan Raih Prestasi Terbaik

Sabtu, 27 Juni 2026
Milangkala ke-48 Desa Jayaraga Semarakkan Budaya Lokal dan Bangkitkan Ekonomi UMKM Warga
deNews

Milangkala ke-48 Desa Jayaraga Semarakkan Budaya Lokal dan Bangkitkan Ekonomi UMKM Warga

Sabtu, 27 Juni 2026
Muscab VI PAN Ciamis Jadi Titik Awal Konsolidasi Menuju Pemilu 2029, Basis Desa Diperkuat
deNews

Muscab VI PAN Ciamis Jadi Titik Awal Konsolidasi Menuju Pemilu 2029, Basis Desa Diperkuat

Sabtu, 27 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021

KabarDaerah

DPRKPLH Ciamis Perketat Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Dorong SPPG Dukung Target Adipura

Kamis, 7 Agustus 2025
Camat Pagaden Hj.Tri Utami, S.Sos., M.Si

Antisipasi Sampah Menumpuk, Camat Pagaden Bakal Ajukan Bak Sampah

Selasa, 5 Oktober 2021

Hanung Prabowo : Diduga Persaingan Bisnis, Dua PMA di Garut Berpotensi Korbankan Ribuan Pekerja

Selasa, 26 Juli 2022
Foto : Kadishub Ciamis Dadan Mulyatna saat diwawancara terkait persiapan posko dan rekayasa lalu lintas

Jelang Mudik Lebaran 2025 Dishub Ciamis Siapkan Posko dan Rekayasa Lalu Lintas.

Senin, 17 Maret 2025

Kades Bumiwangi Lukmanul Hakim, Resmikan Sumur Bor untuk Warga Wujudkan Akses Air Bersih

Sabtu, 4 Oktober 2025

Publik Kecam Pernyataan Kades Sukaluyu Diduga Intimidasi Jurnalis

Sabtu, 8 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste