• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Mei 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Gerakan Cek Kesehatan Gratis di Perkantoran Garut : Deteksi Dini Jadi Kunci Hidup Sehat

bydejurnalcom
Senin, 20 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Gerakan Cek Kesehatan Gratis di Perkantoran Garut : Deteksi Dini Jadi Kunci Hidup Sehat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Salah satunya melalui program cek kesehatan gratis (CKG) yang kini menyasar lingkungan perkantoran pemerintahan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Garut, dr. H. Tri Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas arahan pimpinan sebagai bentuk penanda dimulainya gerakan cek kesehatan di lingkungan aparatur sipil negara.

“Pada hari ini kita melaksanakan cek kesehatan gratis bagi pejabat tinggi pratama, sekretaris, serta seluruh jajaran di lingkup Sekretariat Daerah. Ini sebagai langkah awal agar budaya cek kesehatan bisa dimulai dari lingkungan perkantoran,” ujarnya saat ditemui awak media di halaman kantor UKPBJ Kabupaten Garut, Senin (20/4/2026).

BacaJuga :

OTK Diduga Melakukan Aksinya Dengan Brutal, Menodong dan Menjambret Mahasiswi Unpad Jatinangor

PKBM Bina Pandu Mandiri Gelar Ujian Paket B, Buka Harapan Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah

Dispabud Garut Dorong Perda Pemajuan Kebudayaan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya

Ia menuturkan, ke depan program ini tidak hanya berhenti di lingkungan kantor saja. Pihaknya akan menugaskan puskesmas untuk berkeliling ke berbagai dinas, kecamatan hingga desa guna memberikan layanan serupa kepada masyarakat luas.

Program cek kesehatan gratis ini sendiri merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh masyarakat Indonesia, minimal satu kali dalam setahun.

“Program ini tidak hanya untuk peserta BPJS Kesehatan, tapi untuk seluruh masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tidak menunggu sakit, tetapi justru melakukan deteksi dini,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan cukup menyeluruh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Beberapa jenis pemeriksaan yang disediakan antara lain pengecekan tekanan darah, fungsi pernapasan, kadar kolesterol, status gizi, kesehatan mata, hingga pemeriksaan gigi.

Selain itu, untuk masyarakat dengan risiko tertentu seperti usia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat penyakit seperti diabetes dan hipertensi juga disediakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) guna mendeteksi potensi gangguan jantung lebih dini.

“Sekarang tren penyakit sudah bergeser. Banyak kasus kematian bukan lagi karena penyakit infeksi, tetapi penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes. Maka dari itu, screening ini sangat penting,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, secara umum kondisi kesehatan para peserta tergolong baik. Namun, ditemukan beberapa kasus tekanan darah yang sedikit meningkat, serta kadar asam urat dan kolesterol yang perlu diwaspadai.

“Memang tidak ada yang terlalu tinggi, tapi ada beberapa yang perlu dikonfirmasi ulang. Ini penting sebagai peringatan dini agar bisa segera dilakukan perbaikan pola hidup,” katanya.

Ia menekankan bahwa meskipun program nasional mengamanatkan pemeriksaan kesehatan setahun sekali, secara ideal masyarakat dianjurkan melakukan cek kesehatan minimal dua kali dalam setahun, baik dalam kondisi sakit maupun sehat.
Menjelang musim pancaroba, dr. Tri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi ini dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

“Kadang hujan, kadang panas. Kondisi seperti ini membuat daya tahan tubuh menurun. Maka penting menjaga pola makan bergizi, istirahat cukup, dan jika perlu mengonsumsi vitamin,” ujarnya.

Terkait perkembangan penyakit menular, pihaknya menyebutkan belum ada lonjakan signifikan. Namun, data resmi terkait hal tersebut masih menunggu rilis dari bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dalam waktu dekat.

Melalui program ini, Dinas Kesehatan Garut berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini semakin meningkat, sehingga berbagai penyakit dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Maliq Akan Bawakan “Rindu Purnama”, Lagu Ciptaan Gubernur Jabar KDM di Paripurna DPRD Hari Jadi ke 385 Kabupaten Bandung

Next Post

DPRD Garut Dorong Kepastian Status Relawan Kebersihan, Skema Alih Daya Jadi Solusi

Related Posts

Bukan Sekadar Warga Belajar, Kepala Desa hingga RT Ikut Lulus Paket C di PKBM Hidayah Galuh Ciamis
deNews

Bukan Sekadar Warga Belajar, Kepala Desa hingga RT Ikut Lulus Paket C di PKBM Hidayah Galuh Ciamis

Jumat, 15 Mei 2026
178 Warga Belajar PKBM Hidayah Galuh Ciamis Lulus 100 Persen, Siap Lanjut Kuliah dan Dunia Kerja
deNews

178 Warga Belajar PKBM Hidayah Galuh Ciamis Lulus 100 Persen, Siap Lanjut Kuliah dan Dunia Kerja

Jumat, 15 Mei 2026
Libur Kenaikan Isa Almasih, Kapolsek Sukasari Turun Langsung Pantau Keamanan Wisata Parang Gombong
Budaya

Libur Kenaikan Isa Almasih, Kapolsek Sukasari Turun Langsung Pantau Keamanan Wisata Parang Gombong

Jumat, 15 Mei 2026
OTK Diduga Melakukan Aksinya Dengan Brutal, Menodong dan Menjambret Mahasiswi Unpad Jatinangor
deNews

OTK Diduga Melakukan Aksinya Dengan Brutal, Menodong dan Menjambret Mahasiswi Unpad Jatinangor

Jumat, 15 Mei 2026
PKBM Bina Pandu Mandiri Gelar Ujian Paket B, Buka Harapan Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah
deNews

PKBM Bina Pandu Mandiri Gelar Ujian Paket B, Buka Harapan Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah

Kamis, 14 Mei 2026
Dispabud Garut Dorong Perda Pemajuan Kebudayaan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya
deNews

Dispabud Garut Dorong Perda Pemajuan Kebudayaan Sebagai Upaya Pelestarian Budaya

Kamis, 14 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Audiensi SEGI Garut Pertanyakan Mekanisme Potongan Zakat Profesi Guru, Ini Hasilnya

Rabu, 2 Juni 2021
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Genjot Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Purwakarta Kembali Libatkan TNI

Jumat, 9 Oktober 2020

Warga Desa Gunungsari Digegerkan Penemuan Mayat di Irigasi Belakang RM. Gala

Minggu, 29 Juni 2025

Peringati Maulid Nabi Muhamad SAW, Forkompinda Purwakarta  Selenggarakan Tausiyah Dan Doa Bersama

Kamis, 29 Oktober 2020
Bupati Bandung Dadang Supriatna dan istri berdoa di makam Direktur Utama BJB, Yusuf Saadudin.

Dirut BJB Yusuf Saadudin Berpulang, Bupati Bandung Lepas Sahabat Sejak SMP dengan Doa

Jumat, 14 November 2025

Bupati Garut Puji Perkembangan Desa Hegarmanah Meraih Juara BBGRM Tingkat Jabar

Selasa, 20 April 2021

H. Yanto Targetkan Menang Mutlak Bagi Paslon Bupati Bandung NU di Dapil 2

Rabu, 30 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste