CIAMIS, deJurnal,- Warga Kabupaten Ciamis, khususnya Kelurahan Cigembor, diajak untuk meramaikan turnamen sepak bola Lurah Cigembor Cup 2026 yang digelar pada 17 hingga 19 April 2026 di Lapangan Lokawijaya Cigembor.
Turnamen yang diikuti 16 klub yang berasal dari Kabupaten Ciamis sendiri, Tasikmalaya, kita Banjar hingga Pangandaran, dengan menggunakan sistem setengah kompetisi.

Turnamen tersebut menjadi ajang hiburan sekaligus ruang kebersamaan masyarakat di tengah kondisi efisiensi anggaran.

Lurah Cigembor, Nandra Orlando, menyampaikan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan dampak positif, baik secara sosial maupun ekonomi bagi masyarakat.
“Kegiatan ini kami hadirkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM dan pemuda di Cigembor,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan turnamen memberikan efek langsung bagi masyarakat, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga jasa parkir yang ikut merasakan manfaatnya.
“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa berjualan, parkir berjalan, sehingga ekonomi tidak pasif. Ada aktivitas yang bisa dirasakan langsung oleh warga,” jelasnya.

Turnamen juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya Kapal Api, Cireng Endol, Toko Olahraga Widya Sport Cigembor, dan Humbel, dengan biaya pendaftaran peserta sebesar Rp300 ribu per klub.
Yang menarik, kata Nandra pada Jumat 17 April 2026 turnamen akan diramaikan kehadiran pemain bintang.
Di antaranya pemain aktif PSGC Ciamis seperti Ganjar Imron dan Dania, pemain terbaik Azmi, serta pemain Persib Bandung Ferdinand Sinaga yang dijadwalkan turut hadir memeriahkan pertandingan.
“Kehadiran pemain bintang ini diharapkan bisa menambah semangat para peserta sekaligus menarik minat masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung pertandingan,” kata Nandra.
Lebih lanjut Nandra menuturkan turnamen akan memperebutkan juara 1, 2, dan 3, dengan partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu 19 April 2026.
Nandra berharap kegiatan tersebut di masa datang dapat menjadi agenda rutin tahunan dan berkembang lebih besar dengan menghadirkan tim-tim dari luar daerah.
“Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut, tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana hiburan, silaturahmi, dan penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














