• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, April 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Gerakan Cek Kesehatan Gratis di Perkantoran Garut : Deteksi Dini Jadi Kunci Hidup Sehat

bydejurnalcom
Senin, 20 April 2026
Reading Time: 2 mins read
Gerakan Cek Kesehatan Gratis di Perkantoran Garut : Deteksi Dini Jadi Kunci Hidup Sehat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Salah satunya melalui program cek kesehatan gratis (CKG) yang kini menyasar lingkungan perkantoran pemerintahan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Garut, dr. H. Tri Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas arahan pimpinan sebagai bentuk penanda dimulainya gerakan cek kesehatan di lingkungan aparatur sipil negara.

“Pada hari ini kita melaksanakan cek kesehatan gratis bagi pejabat tinggi pratama, sekretaris, serta seluruh jajaran di lingkup Sekretariat Daerah. Ini sebagai langkah awal agar budaya cek kesehatan bisa dimulai dari lingkungan perkantoran,” ujarnya saat ditemui awak media di halaman kantor UKPBJ Kabupaten Garut, Senin (20/4/2026).

BacaJuga :

Sekda Garut Umumkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Percepatan Penanganan

Ayah Kandung Yang Diduga Melakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anaknya Berhasil Ditahan Polres Garut

Sat Samapta Polres Garut Bersihkan Material Bekas Banjir di Wilayah Desa Suci Karangpawitan

Ia menuturkan, ke depan program ini tidak hanya berhenti di lingkungan kantor saja. Pihaknya akan menugaskan puskesmas untuk berkeliling ke berbagai dinas, kecamatan hingga desa guna memberikan layanan serupa kepada masyarakat luas.

Program cek kesehatan gratis ini sendiri merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh masyarakat Indonesia, minimal satu kali dalam setahun.

“Program ini tidak hanya untuk peserta BPJS Kesehatan, tapi untuk seluruh masyarakat. Tujuannya agar masyarakat tidak menunggu sakit, tetapi justru melakukan deteksi dini,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan cukup menyeluruh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Beberapa jenis pemeriksaan yang disediakan antara lain pengecekan tekanan darah, fungsi pernapasan, kadar kolesterol, status gizi, kesehatan mata, hingga pemeriksaan gigi.

Selain itu, untuk masyarakat dengan risiko tertentu seperti usia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat penyakit seperti diabetes dan hipertensi juga disediakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) guna mendeteksi potensi gangguan jantung lebih dini.

“Sekarang tren penyakit sudah bergeser. Banyak kasus kematian bukan lagi karena penyakit infeksi, tetapi penyakit tidak menular seperti jantung dan diabetes. Maka dari itu, screening ini sangat penting,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, secara umum kondisi kesehatan para peserta tergolong baik. Namun, ditemukan beberapa kasus tekanan darah yang sedikit meningkat, serta kadar asam urat dan kolesterol yang perlu diwaspadai.

“Memang tidak ada yang terlalu tinggi, tapi ada beberapa yang perlu dikonfirmasi ulang. Ini penting sebagai peringatan dini agar bisa segera dilakukan perbaikan pola hidup,” katanya.

Ia menekankan bahwa meskipun program nasional mengamanatkan pemeriksaan kesehatan setahun sekali, secara ideal masyarakat dianjurkan melakukan cek kesehatan minimal dua kali dalam setahun, baik dalam kondisi sakit maupun sehat.
Menjelang musim pancaroba, dr. Tri juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan kondisi cuaca yang tidak menentu. Kondisi ini dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.

“Kadang hujan, kadang panas. Kondisi seperti ini membuat daya tahan tubuh menurun. Maka penting menjaga pola makan bergizi, istirahat cukup, dan jika perlu mengonsumsi vitamin,” ujarnya.

Terkait perkembangan penyakit menular, pihaknya menyebutkan belum ada lonjakan signifikan. Namun, data resmi terkait hal tersebut masih menunggu rilis dari bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dalam waktu dekat.

Melalui program ini, Dinas Kesehatan Garut berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini semakin meningkat, sehingga berbagai penyakit dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Maliq Akan Bawakan “Rindu Purnama”, Lagu Ciptaan Gubernur Jabar KDM di Paripurna DPRD Hari Jadi ke 385 Kabupaten Bandung

Next Post

DPRD Garut Dorong Kepastian Status Relawan Kebersihan, Skema Alih Daya Jadi Solusi

Related Posts

Soroti Nasib Relawan Kebersihan, Garut Clean Watch (GCW) Kawal Komitmen DPRD Garut soal Skema Outsourcing
deNews

Soroti Nasib Relawan Kebersihan, Garut Clean Watch (GCW) Kawal Komitmen DPRD Garut soal Skema Outsourcing

Senin, 20 April 2026
Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Pelaku Tawuran, Senjata Tajam Hingga Satu Meter Diamankan
Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polres Purwakarta Ringkus Pelaku Tawuran, Senjata Tajam Hingga Satu Meter Diamankan

Senin, 20 April 2026
Nakes Garut Suarakan Kesejahteraan: Dorong Status Penuh Waktu dan Penyesuaian Penghasilan
deNews

Nakes Garut Suarakan Kesejahteraan: Dorong Status Penuh Waktu dan Penyesuaian Penghasilan

Senin, 20 April 2026
Sekda Garut Umumkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Percepatan Penanganan
deNews

Sekda Garut Umumkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Percepatan Penanganan

Senin, 20 April 2026
Ayah Kandung Yang Diduga Melakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anaknya Berhasil Ditahan Polres Garut
deNews

Ayah Kandung Yang Diduga Melakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anaknya Berhasil Ditahan Polres Garut

Senin, 20 April 2026
Sat Samapta Polres Garut Bersihkan Material Bekas Banjir di Wilayah Desa Suci Karangpawitan
deNews

Sat Samapta Polres Garut Bersihkan Material Bekas Banjir di Wilayah Desa Suci Karangpawitan

Senin, 20 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

DLH Purwakarta Optimalkan Bank Sampah

Selasa, 15 September 2020

Hari Santri Nasional 2025 di Ciamis, Bupati Herdiat Ajak Santri Kawal Kemerdekaan Menuju Peradaban Dunia

Rabu, 22 Oktober 2025

Tinjau Jembatan Apung Cijeruk yang Ambruk, Bupati Bandung Larang Difungsikan Lagi

Sabtu, 24 Mei 2025

Upaya Lestarikan Seni dan Budaya Sunda, Kang DS Dukung Mulok Sekolah

Minggu, 11 April 2021

Tak Miliki Bukti Kepemilikan, Puskesmas DTP Mande Diduga Serobot Tanah Warga

Rabu, 12 Februari 2020

Bupati Garut Akan Segera Perbaiki Fassum dan Rumah Penduduk Rusak Akibat Banjir Bandang

Jumat, 25 Februari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste