• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Warga Protes Pembangunan Mal Berakibat Sumur Kering

bydejurnalcom
Sabtu, 25 Juli 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com,Cianjur – Pembangunan mal City Plaza Cipanas rupanya masih menyisakan sejumlah pemasalahan . Salahsatunya puluhan sumur milik warga Kampung Balakang Rt 01 Rw 07 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas mengalami kekeringan hingga kesulitan mengkonsumsi air bersih di tengah kondisi pandemi Corona saat ini.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, tahapan pembangunan mal tersebut dimulai sejak awal tahun 2019 dengan mengundang perwakilan masyarakat. Namun setelah memperoleh Ijin Mandirikan Bangunan (IMB) hingga peletakan batu pertama oleh PLT Bupati Cianjur dan jajaran Direksi PT. Jakarta Intiland (PTJI) timbul permasalahan berkaitan dengan adanya kerusakan lingkungan yang merugikan masyarakat sekitar lokasi.Menurut tokoh masyarakat setempat, H. Asep (60) sedikit nya ada 50 Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak serius dari pembangunan mal itu di karenakan terjadinya sumur kering. Selain sulit mengkonsumsi air bersih juga tidak adanya sumber air lain yang memadai untuk digunakan warga.

“Saat ini ada satu sumur bor yang disediakan perusahaan tapi air nya masih bau dan belum layak dikonsumsi. Warga menginginkan air kembali mengalir normal sebagaimana sebelum adanya pembangunan mal ini, ” katanya yang di iyakan sejumlah warga lain.
Menurutnya.Apa yang menjadi keluhan warga ini tidak mengada-ngada sehingga tidak perlu dibenturkan dengan warga lain yang tidak terdampak. Malah pihaknya menyoroti rendahnya komitmen PTJI dalam merealisasikan kewajiban terhadap antisipasi dampak lingkungan.”Dalam dokumen kegiatan lingkungan PTJI itukan dimuat adanya upaya membangun sumur resapan sebanyak 21 unit dengan volume total 244 m2, nah ini satupun warga tidak melihat adanya itu. Tentu saja kalau itu dibangun lebih dulu, tidak akan terjadi sumur kekeringan ini, ” paparnya.

BacaJuga :

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung

Senada juga dikatakan warga lain, Tatang (40) jika tuntutan warga mengenai ke tersediaan air merupakan hal yang lumrah. Pasalnya selama ini tidak pernah terjadi adanya kerusakan lingkungan semacam ini sebelum adanya pembangunan mal tersebut
” Tentu warga menyambut positif adanya pembangunan mal ini namun tidak berarti kalau ada kerusakan lingkungan lantas dibiarkan juga. Kita sudah layangkan surat protes kepada sejumlah instansi terkait termasuk Bupati Cianjur. Jika memungkinkan nantinya kita akan surati kementerian apabila tidak ada itikad baik PTJI, ” tegasnya.

Terpisah, Kades Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi mengaku sudah berupaya menghubungi PTJI namun mengalami kendala. Hingga akhirnya melakukan pembicaraan dengan perwakilan Kontraktor yang tengah mengerjakan pembangunan mal tersebut.
“Saya mengajukan permohonan untuk dibangun 10 sumur bor yang lokasinya berada di dalam lingkungan mal tapi kenyataan nya malah dibuatkan satu sumur saja berada di tanah milik warga. Saya malah bertanya-tanya apakah pesan kami disampaikan tidak oleh mereka yang ada disini karena kita sulit berkomunikasi langsung dengan PTJI,”bebernya.

Ia(kades) menambahkan bahwa keberadaan mal ini cukup penting karena nantinya mampu menyerap tenaga kerja. Disisi lain jika ada persoalan dengan masyarakat tentu saja tidak bisa dinafikan begitu saja. Kendati pihaknya mengalami kesulitan karena tidak ada pelimpahan dokumen berkaitan dengan tugas pemerintahan desa sebelumnya.
“Saya mengalami dilema karena di satu sisi harus mengamankan investasi namun disini lain harus mengakomodir kepentingan warga juga. Namun bagaimana pun juga saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencarikan solusi terbaik. Walaupun saya juga heran karena tidak ada pelimpahan dokumen apapun dari pejabat sebelumnya, ” tukasnya saat di temui di ruang kerjanya.Di tempat berbeda, mantan Pjs Kades Sindanglaya, Muchammad Muchtar mengaku jika PTJI dianggap kurang kooperatif. Lantaran sejak awal merencanakan pembangunan mal tersebut cukup sulit diajak berkomunikasi.
” Setahun saya menjabat itu PTJI hanya tiga kali berkomunikasi itu pun cukup sulit. Tentu saja saya kesulitan untuk menyosialisasikan kepada warga mengenai komitmen perusahaan. Kalaupun sekarang ini sumur warga jadi kering, tentu PTJI harus bertanggungjawab,”pungkasnya.*** Rikky Yusup

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Satlantas Polres Purwakarta Gelar Aksi Simpatik Bagikan Masker

Next Post

Penutupan Pelatihan Budidaya Padi Lembaga Pemasyarakatan Kls IIA Karawang dan Dinas Pertanian

Related Posts

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda
deNews

Dilantik di Astana Gede Kawali, Mabicab dan Kwarcab Pramuka Ciamis 2025–2030 Siap Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Selasa, 6 Januari 2026
UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen
deNews

UPTD Ciamis Raih Kinerja Terbaik Desember 2025, Realisasi Pajak Capai 123,2 Persen

Selasa, 6 Januari 2026
Disdukcapil Ciamis Peringatkan Warga Soal Maraknya Penipuan Aktivasi IKD Online
deNews

Mengawali Tahun 2026 Disdukcapil Ciamis Luncurkan Inovasi Pelita Hati di Posyandu, Permudah Layanan Akta Kelahiran dan KIA

Selasa, 6 Januari 2026
DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah
deNews

DPMPTSP Ciamis Imbau Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Sebagai Penentu Arah Investasi Daerah

Selasa, 6 Januari 2026
Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan
deNews

Komisi II DPRD Garut Dorong Akses KUR bagi Petani dan UMKM Desa Hutan

Selasa, 6 Januari 2026
Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung
deNews

Wabup Ali Syakieb Ajak PWI Sama-sama Bangun Kabupaten Bandung

Selasa, 6 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Resimen Armed 2/1 Kostrad Bagikan Sembako kepada Awak Media

Minggu, 10 Mei 2020

Hadapi Perubahan Iklim dan Krisis Pangan, Ini Harapan Ketua Kadin Kepada Pemkab Garut

Senin, 18 September 2023

Program Andalan Sutiadi, S.Ap Bangun Dua Rutilahu Per Tahun

Rabu, 5 Februari 2020

Pertandingan Pencak Silat Bebas dan Mixed Martial Arts MMA Piala Dankopasgat di GOR Padjajaran Bandung

Selasa, 5 Desember 2023

Senam Ritmik Sumbang Emas Perdana Kontingen Ciamis di Popda Jabar 2025

Sabtu, 27 September 2025

Akibat Minuman Keras, Tiga Pelaku di Subang Aniaya Korban Hingga Tewas

Minggu, 5 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste