• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

bydejurnalcom
Senin, 5 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pemasangan gate parkir elektronik di kawasan Taman Lokasana menuai pro dan kontra. Sejumlah pedagang mengkritisi kebijakan tersebut karena dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi lapangan, termasuk dugaan ketidaksesuaian data dan uji petik yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis.

Kontroversi pun mengemuka dalam kegiatan sosialisasi pemasangan gate parkir yang digelar di kawasan Lokasana, Senin (05/12/2026).Sosialisasi mempertemukan pihak Dishub, dan instansi terkait lainya dengan para pedagang serta perwakilan masyarakat yang terdampak langsung kebijakan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, menjelaskan pemasangan gate parkir bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dari sisi keamanan, kenyamanan, transparansi, dan peningkatan fasilitas parkir.

BacaJuga :

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

“Intinya, pemasangan gate parkir ini bukan untuk memberatkan masyarakat. Tujuan utamanya adalah peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan yang disediakan pemerintah daerah, dan manfaatnya kembali ke masyarakat,” ujar Uga.

Uga menepis anggapan bahwa sistem parkir baru akan menerapkan tarif progresif. Menurutnya, tidak ada perubahan tarif maupun ketentuan parkir yang berlaku saat ini.

“Kami tidak memberlakukan tarif progresif dan tidak mengubah aturan. Yang ditambahkan hanya fasilitas berupa gate parkir. Bahkan, untuk kondisi tertentu kami sudah menawarkan keringanan, dan masukan lain akan kami catat untuk dikoordinasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Menanggapi dugaan kebocoran setoran parkir, Uga menyebut hal tersebut masih bersifat asumsi dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada dugaan kebocoran, itu ada mekanismenya. Ada inspektorat dan pihak berwenang yang bisa melakukan penelusuran. Kita tidak bisa langsung menyimpulkan,” tegasnya.

Terkait kekhawatiran pedagang akan penurunan jumlah pengunjung dan dampak terhadap omzet warung, Uga menyebut sosialisasi ini justru digelar untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

Uga juga memastikan bahwa kendaraan dengan durasi parkir di bawah lima menit tidak dikenakan biaya.

“Masukan soal waktu penerapan juga kami dengarkan. Ada permintaan jeda evaluasi satu hingga dua bulan, itu akan kami laporkan dan bahas lebih lanjut,” tambahnya.

Uga memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi sebelum kebijakan diterapkan secara menyeluruh, dengan prinsip win-win solution antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat.Foto: Sambas salah seorang pedagang di Taman Lokasana asaat di wawancara sesuai sosialisasi pemasangan gate parkir

Sementara itu, salah seorang pedagang, Sambas, menyampaikan bahwa para pedagang pada prinsipnya tidak menolak kebijakan, namun berharap penerapannya dilakukan secara bertahap dan transparan, serta benar-benar disosialisasikan sejak awal.

“Bagi kami pedagang PKL, kebijakan ini sebetulnya belum pas. Sosialisasinya dirasa mendadak. Harusnya satu sampai dua bulan sebelumnya sudah diinformasikan, supaya pengunjung juga siap dan paham,” ujarnya.

Menurut Sambas keterbukaan data terkait pendapatan parkir dinilai penting karena selama ini dinilai tidak konsisten.

“Kalau memang ada kebocoran, seharusnya diaudit dulu secara internal dan dibuka secara transparan. Jangan sampai ini jadi beban ke masyarakat dan pedagang,” kata Sambas.

Dalam forum tersebut, turut dibahas sejumlah solusi, seperti pendataan kendaraan, penggunaan kamera, sistem keluar-masuk gratis dalam waktu tertentu, hingga evaluasi pemberlakuan gate parkir sebelum diterapkan penuh.

Sambas dan para pedagang lainnya berharap Dishub memberikan waktu transisi agar kesadaran masyarakat terhadap sistem parkir baru dapat terbentuk secara alami, tanpa berdampak negatif pada aktivitas ekonomi di kawasan Taman Lokasana. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Next Post

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Related Posts

7 Destinasi Wisata Subang dengan Pemandangan Menakjubkan
deWisata

7 Destinasi Wisata Subang dengan Pemandangan Menakjubkan

Selasa, 6 Oktober 2026
Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa
deEdukasi

Polisi Cek Kondisi Sungai Cilamaya, Antisipasi Dampak Air Berwarna Hitam dan Berbusa

Selasa, 6 Oktober 2026
64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam
deNews

64 SD di Ciamis Masuk Program Revitalisasi, Progres Beragam

Selasa, 6 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026
Parlementaria

DPRD Purwakarta Siap Fasilitasi Muscab Pertuni, Digelar 14 November 2026

Selasa, 6 Oktober 2026
Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara
deNews

Lomba Batik Mia-Prameswari di SMAN 1 Panawangan Lahirkan Tiga Motif Juara

Selasa, 6 Oktober 2026
Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan
deHumaniti

Penantian Petani Penderawey Akhirnya Terjawab, Rehabilitasi Irigasi Ciheulang Mulai Direalisasikan

Selasa, 6 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

Pemkab Purwakarta Gelar Musrenbang Perubahan RPJMD Dampak Dari Covid-19

Rabu, 30 September 2020

Bupati Ciamis Dukung Penerapan Hukum Humanis Lewat Program Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat

Rabu, 5 November 2025

Anggota DPRD Ciamis Ini Hendak Penjarakan Anak dan Mantunya, Tegakah?

Jumat, 7 Agustus 2020

Pemkab Purwakarta Dorong Perluasan Area Masa Tanam

Sabtu, 24 Oktober 2020

DP3A Beserta Disnakan Sukabumi Latih Ibu-Ibu PKK Limusnunggal Membuat Abon

Rabu, 23 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste