Jumat, 19 Juli 2024
BerandadeNewsKomando lakukan Penaburan Benih Jati KBK di Purwakarta

Komando lakukan Penaburan Benih Jati KBK di Purwakarta

Dejurnal.com, Purwakarta – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwakarta, pada Hari Sabtu kemaren  (19/6/2021),Melakukan penaburan benih jati Kebun Benih Klon (KBK) di persemaian Cigangsa Petak 18 B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Campaka-Cibungur RPH Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sadang,Senin (21/6/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Amas Wijaya, Administratur KPH Purwakarta Uum Maksum, Wakil Administratur Wilayah Purwakarta Mulyana Kurniawan, Wakil Administratur Wilayah Subang Dede Nugraha, Kepala Seksi Kelola SDH dan Perhutanan Sosial Erwin Setiadi, Kepala Seksi Keuangan, SDM dan Umum Ade Ma’mur, Komandan Regu (Danru) Polhutmob Deni Mardias dan Asisten Perhutani (Asper) Sadang Encang Suryana beserta jajarannya.
KBK merupakan Sumber Benih Perum Perhutani yang telah mendapatkan Sertifikasi dari Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH).

Amas Wijaya Kepala Divisi regional Jawa barat dan banten,Kepada Media ini,menyampaikan bahwa kebijakan saat ini Perhutani dalam melaksanakan penanaman jati berasal dari persemaian jati KBK sebab dari segi pertumbuhan relatif lebih pasti, hampir sama dengan stek pucuk dikarenakan bibit sudah jadi

Pertumbuhannya di persemaian lalu dialihkan ke polibag jadi yang ditanam itu sudah pasti jumlahnya, berbeda dengan cara dulu sistem tanam biji, memang apabila sudah jadi pertumbuhannya lebih adaptif sebab dari awal sudah tumbuh namun kelemahannya adalah apabila yang ditanam itu mati , mulai berkecambah dengan kisaran waktu minimal 3 minggu sampai 1 bulan  menjadikan pertumbuhan tidak seragam.

“Untuk Penaburan benih jati Perusahaan saat ini menggunakan persemaian Jati KBK selain dari stek pucuk” kata Amas

“Persemaian KBK harapannya kebutuhan bibit jati wilayah Purwakarta tercukupi tahun ini diperkirakan membutuhkan bibit 90 ribu sampai 100 ribu bibit,”Pungkas Amas. ***Budi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI