• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePraja

Dorong Reformasi Sistem Ketahanan Bencana, Pemkab Bandung Launching Inovasi Simpelbedas

bydejurnalcom
Selasa, 23 Agustus 2022
Reading Time: 2 mins read
Dorong Reformasi Sistem Ketahanan Bencana, Pemkab Bandung Launching Inovasi Simpelbedas
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung meluncurkan Inovasi Sistem Pengendalian Lingkungan Berbasis Mikro Das (Simpelbedas).

Simpelbedas adalah sistem untuk mengevaluasi kinerja mikro Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu, juga menjadi sistem ketahanan bencana.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana saat launching Simpelbedas berbasis teknologi integrasi Automatic Water Level Recorder (AWLR) pada beberapa Sub DAS, di Bendungan Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Selasa (23/8/2022).

BacaJuga :

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Dengan inovasi SIMPELBEDAS ini, kata Sekda Kabupaten Bandung, diharapkan dapat mempercepat capaian ultimate goal Program Citarum Harum, yaitu mutu air kelas 2 sebesar 70 poin, yang direncanakan akan tercapai pada tahun 2030 menjadi tahun 2025.

“Inovasi SIMPELBEDAS ini juga dapat memitigasi masyarakat sekitar mikro DAS, jika tinggi muka air naik, sehingga dapat meminimalisir risiko dan menjadi sistem ketahanan bencana di Kabupaten Bandung,” jelas sekda usai launching Simpelbedas.

Cakra Amiyana mengatakan, Kabupaten Bandung merupakan pelopor kebijakan penanganan dan pengelolaan DAS di Indonesia, dengan penanganan DAS berbasis mikro sebagai unit terkecil daerah aliran sungai.

Menurut Ami, sapaan sekda, kebijakan mikro DAS tersebut perlu digunakan pada tingkat pemerintah kabupaten/kota, dalam mendorong pembangunan berbasis DAS secara mikro, untuk dapat mewujudkan keseimbangan dan perbaikan lingkungan di Kabupaten Bandung.

“Saya harap, ke depannya AWLR ini dapat terpasang pada seluruh mikro DAS di Kabupaten Bandung yang berjumlah lebih dari 600 mikro DAS,” ucap Ami.

Mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna, dirinya mengapresiasi diluncurkannya AWLR, sebagai salah satu langkah untuk mewujudkan perbaikan lingkungan. Pelaksanaan integrasi AWLR berfungsi sebagai alat pendeteksi tinggi muka air sungai dan upaya mitigasi bencana banjir secara terpadu.

“Saya apresiasi, ini adalah tanggungjawab kita merumuskan solusi, dengan hadirnya integrasi AWLR yang telah dipasang di lima titik kawasan mikro DAS di Kabupaten Bandung. Saya juga berharap, seluruh pembangunan bisa dilakukan bersama unsur pentahelix,” kata Amiyana.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi menambahkan, pelaksanaan konsep Mikro DAS tersebut melibatkan multipihak sebagai unsur kolaborasi dalam penyelesaian permasalahan seperti melibatkan akademisi, komunitas, pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat.

Realisasi kebijakan Mikro DAS Kabupaten Bandung tahun 2022 dengan menggunakan model inovasi SIMPELBEDAS telah dilaksanakan dengan menggunakan bantuan alat pendeteksi tinggi muka air sungai, sebagai indikator pengukuran kebijakan SIMPELBEDAS.

Alat pendeteksi tinggi muka air sungai ini menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), sehingga dapat diukur secara update dan otomatis dari jarak jauh, dengan biaya yang relatif lebih murah dan berbasis teknologi tepat guna untuk mengukur tinggi muka air pada bagian ruas sungai yaitu mikro DAS untuk mengetahui besarnya debit yang ada.

Pemasangan teknologi AWLR lanjut Erwin, terletak di wilayah Kecamatan Cimenyan, Ciwidey, Cirasea, Citarik dan Cikeruh. Teknologi tersebut telah terintegrasi dengan Diskominfo Kabupaten Bandung, sehingga setiap informasi yang tersedia secara update dapat diakses pada website Kabupaten Bandung pada halaman mikrodas.bandungkab.go.id dan telah terhubung pada command center.

Menurut Erwin, data yang dihasilkan merupakan upaya pembangunan berkelanjutan yang berbasis mikro DAS yang didapatkan dari data dan informasi melalui pengukuran run off, tingkat sedimentasi, Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara, Biodiversity, Ekoliterasi, Infrastruktur Sosial, Imbal Jasa Lingkungan, dan sampah , yang tertangani dari suatu Mikro DAS.

“Hasil pengukuran diharapkan dapat menggambarkan upaya revitalisasi kawasan dan intervensi pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan masyarakat serta stakeholder terkait,” pungkas Erwin.*** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Angkot Pedesaan Kadungora Diduga Tabrak Anak SD, Satu Meninggal Enam Luka

Next Post

Anggota Komisi IV DPRD Garut Sambangi Anak SD Korban Ditabrak Angkot Pedesaan

Related Posts

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar
deNews

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar

Selasa, 7 Juli 2026
Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

Ayo Awasi Kualitas Rekonstruksi Jalan-Jalan Perkotaan Garut, Ini Daftarnya

Senin, 28 Maret 2022

Kadinkes Purwakarta Resmikan Klinik Utama Shanaya

Jumat, 17 Maret 2023

Bupati Purwakarta Kukuhkan 309 CPNS Jadi PNS Melalui Vicon

Selasa, 5 Mei 2020

PGRI Ciamis Adakan Konfrensi Tentukan Langkah Lima Tahun Kedepan

Senin, 18 Oktober 2021

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026

DPRD Garut Sidang Pertanggungjawaban LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2019

Selasa, 12 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste