• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Pasar Tumpah Tiap Minggu di Desa Margahayu Tengah Tidak Resmi Tapi Dibutuhkan Masyarakat

bydejurnalcom
Selasa, 2 Desember 2025
Reading Time: 2 mins read
Pasar Tumpah Tiap Minggu di Desa Margahayu Tengah Tidak Resmi Tapi Dibutuhkan Masyarakat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandun g- Pasar tumpah di jalan seputar RW 13, Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung telah lama beroperasi. Ratusan pedagang dari kuliner olahan, buah-buahan, pakaian, perabot dapur, bahkan hewan peliharaan tiap hari Minggu berjejer memenuhi bahu kiri -kanan jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan Desa Rahayu Kecamatan Margaasih.

Sayangnya, keberadaan pasar tumpah ini boleh dibilang tidak resmi. Menurut Kepala Desa Margahayu Tengah, Asep Zaenal Mahmud, kegiatan pasar tumpah di tiap hari Minggu ini sudah ada sejak dirinya belum menjadi kepala desa. Asalnya dari Desa Rahayu, kemudian bersambung ke Desa Margahayu Tengah

Sebetulnya, aku Asep pihak desa ingin menata pasar tumpah tersebut lebih terstruktur, namun karena di Desa Rahayu juga tidak ada pengelolaan resmi atau tidak melibatkan pemerintah desa, maka Asep Zaenal juga tidak bisa melangkah lebih jauh.

BacaJuga :

Perumdam Tirta Galuh Tambah Titik Air Siap Minum, Jemaah Masjid Agung Ciamis Kini Lebih Mudah Mengaksesnya

Nasirin, Coach CASC Ciamis Juara Nasional Fespati 2026

Azkiya Namira Bawa Pulang Dua Gelar dari Kejurnas Fespati 2026

Meski pernah ada komunikasi dengan pengelola yang tidak resmi atau berjalan secara tradisional.
“Karena dulunya berasal dari Desa Rahayu, jadi saya tidak bisa membuat aturan yang terpisah dari Rahayu. Jadi kalau asalnya pengelolaan itu tidak melibatkan desa, kita juga tidak bisa masuk terlalu jauh,” kata Asep Zaenal di kantor desanya, Selasa (2/12/2025).

Pasar tumpah tersebut selama ini, lanut Asep
berjalan secara tradisional. “Para pengelolanya juga tidak terstruktur atau tidak resmi. Retribusi tidak ada karena kita kaitan dengan saber pungli dan lain sebagainya,” katanya.

Asep Zaenal mengaku, pihaknya pernah komunikasi dengan pengelola yang tidak resmi, bahwa pihak desa akan memfasilitasi, serta menyamoaikan bahwa pihaknya tidak akan mengurangi dari penghasilan mereka selama ini.

” Kita sudah sampaikan supaya lebih tertib, akan lebih resmi. Kalau hasil musyawarah pungutan lebih resmi. Kita saling menguntungkan. Mereka ingin berjualan, kita yang sebagai punya wilayah ada kontribusi minimal untuk infrastruktur wilayah, dan sampah diurus, infrastruktur terjamin, ” ujar Asep.

Namun, sampai saat ini keinginan itu belum terwujud. Tapi, kata Asep karena masyarakat sekitar tidak merasa terganggu, karena mungkin sudah terbiasa.

” Jadi menikmati karena mereka juga mungkin membutuhkan. Jadi sepanjang tidak saling mengganggu walaupun tidak saling menguntungkan tidak masalah,” kata Asep.

Di samping kepala desa, Ketua RW 13 desa tersebut, Uden menambahkan, ratusan pedagang pasar tumpah tersebut kebanyakan dari luar wilayahnya. Ia menyebut paling hanya 30 persen warga Desa Margahayu Tengah, selebihnya dari luar.

Terhadap keberadaan pasar tersebut ia selalu ada komunikasi dengan kepala desa, bahkan meminta saran. Tapi seperti dikatakan Asep Zaenal, keberadaan pasar tumpah di wilayahnya, meski tidak melibatkan pemerintahan, namun karena tidak mengganggu masyarakat ia pun sejalan dengan pihak desa.* Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Uji Pembatasan Kendaraan Pribadi di Lingkup Setda Garut Tuai Tanggapan Pegawai

Next Post

Menutup Tahun 2025 Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu Siapkan Agenda 6 Lokasi Panggung

Related Posts

Bukan Tak Ditangani, Balita Tambaksari Dapat Intervensi Gizi Sejak 2025
deNews

Bukan Tak Ditangani, Balita Tambaksari Dapat Intervensi Gizi Sejak 2025

Rabu, 26 Agustus 2026
Balita Diduga Gizi Buruk Dirujuk, RSUD Ciamis Gratiskan Pemeriksaan
deNews

Balita Diduga Gizi Buruk Dirujuk, RSUD Ciamis Gratiskan Pemeriksaan

Rabu, 26 Agustus 2026
Kabid Humas Polda Jabar : Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Termakan Ajakan Mobilisasi Demo 27 Agustus 2026
deNews

Kabid Humas Polda Jabar : Polda Jabar Imbau Masyarakat Tak Termakan Ajakan Mobilisasi Demo 27 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026
Perumdam Tirta Galuh Tambah Titik Air Siap Minum, Jemaah Masjid Agung Ciamis Kini Lebih Mudah Mengaksesnya
deNews

Perumdam Tirta Galuh Tambah Titik Air Siap Minum, Jemaah Masjid Agung Ciamis Kini Lebih Mudah Mengaksesnya

Selasa, 25 Agustus 2026
Nasirin, Coach CASC Ciamis Juara Nasional Fespati 2026
deNews

Nasirin, Coach CASC Ciamis Juara Nasional Fespati 2026

Selasa, 25 Agustus 2026
Azkiya Namira Bawa Pulang Dua Gelar dari Kejurnas Fespati 2026
deNews

Azkiya Namira Bawa Pulang Dua Gelar dari Kejurnas Fespati 2026

Selasa, 25 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

IDAFLW 2025 : Sinergi Multipihak dalam Mengurangi Susut & Sisa Pangan

Sabtu, 4 Oktober 2025

Karang Modang : Keindahan Alam Pantai Batu Bersyair Desa Indralayang

Jumat, 10 Oktober 2025

Si Jago Merah Lalap Pabrik Lem di Desa Rahayu Margaasih Bandung, 10 Armada dan 40 Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 30 Januari 2025

Bulan Kedua, Para Anggota DPRD Garut Telat Gajian

Sabtu, 5 Oktober 2019

Longsor di Pangalengan : Tiga Rumah Rusak, 20 Jiwa Terdampak

Kamis, 30 Oktober 2025
Tangkapan layar : Audiensi Aliansi D'Ragam bersama BJB Garut, Kamis (6/1/2022)

Hasil Audiensi D’Ragam Bersama BJB Buka Tabir Pinjaman Bupati Garut Senilai Rp 16 Miliar

Jumat, 7 Januari 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste