• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Varian Baru Covid-19 Mampu Serang Anak, Dinkes Garut Ingatkan Warga Lebih Waspada

bydejurnalcom
Selasa, 22 Juni 2021
Reading Time: 3 mins read
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Garut, Asep Surachman,

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Garut, Asep Surachman,

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Beberapa waktu lalu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan bahwa Varian Delta Covid-19 sudah ditemukan di Jawa Barat, tepatnya ditemukan di daerah Kabupaten Karawang dan Kota Depok.

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Asep Surachman, mengingatkan warga untuk waspada terhadap varian baru Covid-19 tersebut, apalagi varian Delta ini berdasarkan informasi mampu menyerang anak-anak.

“Sekarang ada informasi lagi bahwa (Covid-19 Varian Delta) dapat menyerang kepada anak-anak, mungkin kemarin-kemarin kita untuk kasus anak-anak jarang sekali ditemukan, kebanyakan orang dewasa karena mobilitasnya kan (banyak) ke luar rumah, tetapi varian baru ini telah ditemukan pada anak-anak yang cukup banyak, bahkan 50 persen itu terjadi pada anak balita ini yang dikhawatirkan,” ucap Asep, di Kantor Dinkes Garut, Jalan Proklamasi, Kabupaten Garut, Selasa (22/6/2021).

BacaJuga :

Penerbitan ID SPPG Palsu, Yang Diduga Dilakukan Oleh Sdr. Okky Septian Berhasil Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar

Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta

Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor

Ia menyebutkan, sebelum ditemukan Varian Delta ini, banyak varian-varian baru Covid-19 ditemukan di beberapa negara, dan varian baru ini hadir karena adanya mutasi genetik dari Covid itu sendiri.

“Varian baru virus Covid ini setiap waktu mengalami mutasi genetik, di awal kita kenal varian yang ada dari China ya dari Wuhan Tiongkok, kemudian dikenal dengan varian B117 itu berasal dari varian Inggris, nah itu sudah ditemukan di Indonesia, di Sumatra, di DKI, bahkan di Karawang ditemukan, kemudian B1135 yaitu berasal dari varian Afrika Selatan ini ditemukan di Bali, nah sekarang yang lebih dahsyat lagi adalah varian B1.617.2 atau istilahnya bahasa kita adalah varian Delta,” ucapnya.

Menurut Asep, varian Delta ini 60 persen lebih cepat menular dibandingkan varian-varian sebelumnya, dan ia menilai kasus Covid-19 di India bisa menjadi alert atau perhatian masyarakat untuk waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ada.

“Ini karakternya sangat-sangat cepat dibandingkan varian-varian yang sebelumnya, itu bisa kecepatannya 60 persen bisa lebih cepat dibandingkan dengan yang varian-varian sebelumnya. Kita lihat belajar dari India, India begitu cepat ratusan ribu per hari yang dinyatakan positif dan sekian ribu perhari bahkan menyentuh diangka 5 ribu perhari bisa menyebabkan meninggal, nah ini tentu akan menjadikan alert ya atau warning bahwa kita harus hati-hati pada varian baru,” ungkap Asep.

Ia menuturkan selain 60 persen lebih cepat menularkan, varian baru ini juga kemungkinan memiliki keparahan dan bisa menimbulkan kamatian cukup tinggi.

“Yang lebih dikhawatirkan adalah ketika ada kemungkinan ini menyebarnya cepat, tadi saya sampaikan 60 persen kecepatannya dibandingkan sebelum-sebelumnya, yang kedua kemungkinan keparahan dan bisa menimbulkan kematian itu cukup tinggi dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya,” tuturnya.

Asep mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, dan salah satu cara yang paling mujarab agar tidak terpapar Covid-19 ini adalah dengan melaksanakan vaksinasi.

“Secara umum hampir sama ya, kita harus menghindari kerumunan, prokes benar-benar dijaga, cuci tangan, pakai masker karena ini salah satu intervensi di tingkat masyarakat, itu secara umum. Tapi, ada satu intervensi yang sangat amat mujarab dianggap sangat bagus untuk mencegah virus ini yaitu dengan melaksanakan vaksinasi,” tuturnya.

Maka dari itu, ia mengajak masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi massal khususnya vaksinasi kepada Iansia, karena di Kabupaten Garut lebih dari 70 persen angka kematian terjadi pada Lansia, sehingga lansia menjadi salah satu prioritas dalam program vaksinasi di Garut.

“Saya imbau masyarakat Kabupaten Garut yang punya lansia segera lakukan vaksinasi, karena sekali lagi ancaman varian baru bisa saja terdapat di Kabupaten Garut dengan gaya tularan yang begitu cepat dan kemungkinan menimbulkan kematian yang cukup tinggi dan paling banyak kasus kematian itu adalah pada lansia,” pungkasnya.***Udg

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Garut Angkat Bicara Sikapi Lonjakan Kasus Covid-19

Next Post

Cegah Demam Berdarah, Relawan EBY Lakukan Fogging

Related Posts

Relawan TAGANA Temukan Korban Cirahong Tersangkut dengan Sampah
deNews

Relawan TAGANA Temukan Korban Cirahong Tersangkut dengan Sampah

Sabtu, 23 Mei 2026
Dalam Menyambut Milangkala Kodam III/ Siliwangi yang ke-80, Komitmen Teguh Jaga Keamanan dan Persatuan Bangsa
deNews

Dalam Menyambut Milangkala Kodam III/ Siliwangi yang ke-80, Komitmen Teguh Jaga Keamanan dan Persatuan Bangsa

Sabtu, 23 Mei 2026
TAGANA Sisir Sungai Citanduy, Dua Perahu Karet Diterjunkan Cari Korban Cirahong
deNews

TAGANA Sisir Sungai Citanduy, Dua Perahu Karet Diterjunkan Cari Korban Cirahong

Sabtu, 23 Mei 2026
Penerbitan ID SPPG Palsu, Yang Diduga Dilakukan Oleh Sdr. Okky Septian Berhasil Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar
deNews

Penerbitan ID SPPG Palsu, Yang Diduga Dilakukan Oleh Sdr. Okky Septian Berhasil Ditangkap Ditreskrimum Polda Jabar

Sabtu, 23 Mei 2026
Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta
deNews

Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta

Jumat, 22 Mei 2026
Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor
deNews

Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor

Jumat, 22 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Sebelum Disantap Cek Mutu Bandeng Presto, Jangan Diolah Ketika Sudah Berjamur

Kamis, 24 September 2020

Diskop Garut : Jika Ada yang Potong Dana Bantuan UKM, Laporkan Ke Penegak Hukum

Kamis, 29 Oktober 2020

Aliansi Mahasiswa Audensi Dengan DPRD Purwakarta Terkait Pernyataan Tertulis Penolakan UU cipta kerja

Kamis, 8 Oktober 2020
Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan saat Launching UMKM Kabupaten Bandung.

Sahrul Gunawan : UMKM Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi

Rabu, 28 April 2021

Diduga Korban TPPO, ES Asal Purwakarta Minta Dipulangkan Dari Timur Tengah

Jumat, 3 April 2020

Penemuan Mayat Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang Dievakuasi Sat Polairud

Kamis, 3 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste