• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

DLH Kerahkan Puluhan Alat Berat untuk Angkut Sampah di Pasar Banjaran

bydejurnalcom
Jumat, 25 Februari 2022
Reading Time: 3 mins read
DLH Kerahkan Puluhan Alat Berat untuk Angkut Sampah di Pasar Banjaran
ShareTweetSend

Dejurnal,com, Bandung – Sampah harian yang dibuang ke lahan kosong di sekitar Pasar Banjaran Kabupaten Bandung mencapai 30 meter kubik.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, jumlah itu diluar sampah pasar. ” Makanya, ketika kita melakukan opsih dan sudah berjalan tiga hari, sudah diangkut hampir 650 meter kubik atau ton. Diharapkan, hari ini bisa tuntas semuanya sampah diangkut ke TPA Sarimukti,” kata Asep Kusumah di Soreang, Jumat (25/2/2022).

Menurut Asep, untuk mengangkut sampah di Pasar Banjaran itu, pihaknya pada Kamis kemarin mengerahkan 50 dump truck, 5 unit tronton. Untuk melayani tronton, pihaknya menurunkan alat berat wheel loader, dan diturunkan juga wheel loader yang kecil, yang masih bisa mengangkut material sampah untuk dimuat ke dump truck.

BacaJuga :

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Selain sampah yang lama, Asep berharap setelah ada sidak bupati sampah baru juga diupayakan tuntas hari ini. ” Kita juga koordinasi dengan Kadis Perdagangan dan Perindustrian untuk menentukan titik buang, titik pembatas antara sampah baru dan sampah lama, untuk penempatan sampah yang paling tepat di mana. Ini tantangan kita untuk melakukan edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Tetapi di titik baru, kata Asep Kusumah, setelah dilakukan pengangkutan sampah lama, kemudian datang lagi sampah baru. Pihaknya pun minta arahan dari Bupati Bandung, bahwa tempat sampah awal atau yang lama dipasang pagar pembatas.

“Supaya ada edukasi untuk masyarakat, bahwa Pemkab Bandung sudah melakukan upaya serius. Termasuk Pak Bupati juga serius dan sudah memerintahkan kami untuk opsih. Tapi di sebelahnya, ada datang sampah baru,” ujarnya.

Untuk penanganan sampah kedepan, imbuh dia, Bupati Bandung melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian sudah memerintahkan untuk pengadaan kontainer. Kontainer itu difungsikan untuk menampung sampah pasar. “Nanti kita siapkan landasan kontainernya, supaya sistem penangannya lebih mapan,” katanya.

Asep Kusumah mengungkapkan di Pasar Banjaran saat ini ada kondisi yang spesifik, karena di pasar itu ada lahan yang cukup besar yang diinformasikan untuk revitalisasi pasar tersebut.

“Tentu kita lihat setelah ada space kosong, kemudian berdekatan dengan TPS (Tempat Pemhuangan Sampah) sehingga memancing sampah-sampah yang berasal dari luar kawasan pasar tersebut. Nah itulah fakta yang terjadi di Pasar Banjaran,” kata Asep Kusumah.

Hampir 15 RW, imbuh Asep Kusumah, yang berasal dari desa sekitar di Kecamatan Banjaran, membuang sampah ke TPS Pasar Banjaran. “Ini sebenarnya sudah rutin, Pasar Banjaran dibantu dalam penanganan sampah sesuai dengan arahan dari Pak Bupati Bandung dalam upaya peningkatan pelayanan publik. Apapun kondisinya, setelah sampah menumpuk kita bersihkan,” tuturnya.

Menurutnya, penumpukan sampah di TPS tersebut kembali terulang, sampai terakhir Bupati Bandung turun langsung ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah penanganan darurat atau opsih secara langsung di lapangan.

“Diharapkan nantinya menjadi titik edukasi awal bagaimana nanti di Pasar Banjaran ada sistem pengamanan di kawasan. Bagaimana caranya, Pak Kadis Perdagangan dan Perinduatrian sudah diperintahkan Pak Bupati, bagaimana mengamankan area. Sehingga tidak dijadikan titik buang sampah dari orang-orang atau oknum, atau sebagian masyarakat yang seharusnya tidak buang sampah ke TPS itu,” tuturnya.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Banjaran, supaya pemerintahan desa mengambil langkah dalam penanganan sampah masyarakat.

“Dulu, kita sempat rapat dengan Pak Camat Banjaran dan empat kepala desa, bagaimana para kepala desa untuk menyiapkan titik kumpul sampah. Karena ada kewajiban pemerintah desa untuk menyiapkan TPS 3-R (Reuse, Reduce, Recycle). Nanti, akan menjadi titik layanan kami, dan kemudian ditentukan jadwal pengangkutannya,” tuturnya.

Menurutnya, dalam penanganan sampah itu membutuhan keterlibatan, kepedulian, dan pemikiran dari para pihak yang terlibat, tidak hanya satu institusi.

Ia pun sudah menindaklanjuti kebijakan Bupati Bandung, bahwa kawasan-kawasan potensial atau tertentu harus memiliki sistem pengolahan sampah mandiri.

Di dokumen lingkungan sudah kita siapkan. Misalnya, kawasan komersial di pasar, perumahan, wisata. Kita sedang merintis sistem pengolahan sampah mandiri. Jadi nantinya, tidak menjadi beban karena kita sudah punya siklus.

Kita sudah lakukan, bagaimana dalam pengolahan sampah itu bisa memberikan sirkular ekonomi. Misalnya, sampah organik bisa digunakan atau dikonversikan untuk budidaya maggot. Anorganik untuk pengolahan daur ulang, dan residunya masuk ke teknologi lain yang saat ini sedang dipersiapkan. Residu bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar,” tutupnya. ***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Kapolri Instruksikan Jajaran Gerak Cepat Bantu Warga Korban Gempa Pasaman Sumbar

Next Post

Peresmian Bedah Rutilahu Dan Pemantauan Langsung Secara Virtual Oleh Kapolda Jabar

Related Posts

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar
deNews

Kontingen O2SN SMP Kabupaten Garut Resmi Diberangkatkan, Disdik Targetkan Prestasi Sekaligus Bangun Karakter Atlet Pelajar

Selasa, 7 Juli 2026
Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak
deNews

Tak Hanya Tambah Titik, Perumdam Tirta Galuh Ubah Desain Kran Air Siap Minum di Alun-alun Lebih Ramah Anak

Selasa, 7 Juli 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Kata Akhir Fraksi Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026
Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Viral Jalan Rusak, Kades Handapherang Jelaskan Kendala Anggaran dan Skala Prioritas Pembangunan Desa

Senin, 12 Januari 2026

Terkait Polemik Proyek Cibolerang, Komisi III DPRD Garut Bakal Panggil PDAM Tirta Intan

Kamis, 28 Juli 2022
Ketua Puskesos Desa Margahayu Tengah, Kecamatan Margahayu, Saeful sedang mengecek kartu elektronik BPNT milik salah satu warga. (Foto Sopandi/dejurnal.com)

Agen Heran Banyak Kartu BPNT KPM Desa Margahayu Tengah Saldonya Kosong

Rabu, 19 Mei 2021

Terkait Permasalahan Desa, BPD dan Panitia PTSL Cimaragas Pangatikan Angkat Bicara

Rabu, 24 Juli 2019

Covid-19 Purwakarta, 67 ODP Selesai Masa Pemantauan

Minggu, 17 Mei 2020
Sekretaris Desa Cilame, Acu Sumarna

Cilame, Ingin Jadi Kawasan Desa Wisata di Kabupaten Bandung

Kamis, 20 Oktober 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste