• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Pentingnya Jurnalisme Sains Ditengah Pandemi Covid-19

bydejurnalcom
Rabu, 10 Maret 2021
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Oleh : H. RM. Riesta Yutaka, SH.

WABAH Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dua bentuk perasaan atau ekstriminitas bathin yaitu Kecemasan dan Ketidakpedulian. Media massa yang mampu menjembatani antara kebijakan pemerintah dan sikap positif masyarakat di tengah pandemi yang masih terus memuncak, namun pemerintah seperti kehilangan arah dalam memilih medium komunikasi massa. Pemerintah memilih menggunakan “influencer” daripada media massa sebagai arus utama.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Kepresidenan mengatakan aktor digital sebagai key opinion leaders merupakan aktor penting dalam masyarakat berjaringan di tengah perkembangan era transformasi dan demokrasi digital saat ini. Salah satu key opinion leader yang disebut adalah influencer.

BacaJuga :

TPK Cihaurbeuti Raih Juara 1 Lomba Paduan Suara Tingkat Jabar, Bawa Pulang Hadiah Motor Listrik

Kang Rey Dorong Payung Hukum Tegas untuk Percepat Pembangunan Tol Akses Patimban

Sistem Kearsipan Purwakarta Salah satu Nominator Simpul Jaringan terbaik Nasional

Dalam konteks pemerintahan demokrasi, mengatakan kelas menengah yang aktif di dunia digital selalu dibutuhkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan pemerintah dengan seluruh warga.
Penggunaan penggunaan media massa sebagai instrumen pemerintah dalam komunikasi massa, terutama untuk membangun kepercayaan terhadap kebijakan penanggulangan COVID-19.

Hemat penulis, media massa jauh lebih dapat dipercaya, dipertanggungjawabkan, dan mempunyai daya jangkau yang lebih luas dalam penyebaran pesan dibandingkan influencer. Selain itu, aspek keterbukaan data publik melalui media massa juga bisa menegaskan transparansi dari pemerintahan serta melihat pentingnya hubungan antar-muka media massa dan lembaga penelitian dalam jurnalisme sains.

Interaksi ini akan meningkatkan kredibilitas media massa dan membangun komunikasi sains dengan ruang publik, khususnya penanganan di tengah pandemi yang berbasis otoritas ilmiah.
Komunikasi massa di tengah munculnya media baru pun menjadi ajang pertarungan antara media massa arus utama dan media sosial.

Dalam lanskap media era internet, saluran komunikasi massa, seperti stasiun TV, radio, dan surat kabar, tidak lagi menjadi sumber informasi yang dominan untuk khalayak. Sebaliknya, khalayak sering menggunakan media sosial sebagai saluran media baru atau komunitas virtual untuk pertukaran informasi dan membangun hubungan. Peran influencer dengan menggunakan saluran media sosial dan menawarkan berbagai hal unik bagi pengguna media baru dan pengiklan sebagai pilihan informasi alternatif.

Sistem media telah berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Hal itu menciptakan lebih banyak kesempatan bagi peneliti untuk memiliki pengalaman dengan jurnalisme. Keuntungan bagi jurnalisme sains. mengadaptasi komunikasi media menjadi penting bagi komunikasi dua arah. Ilmuwan menjadi lebih bersedia untuk berbicara, lebih siap untuk memenuhi tuntutan jurnalistik, dan tidak mudah tersinggung tentang penyederhanaan jurnalistik, rekontekstualisasi, dan bahkan ketidak akuratan dalam detail pemberitaan.

Ilmuwan perlu belajar untuk berinteraksi secara efisien dengan media. Hal  ini mungkin akan membuat  pekerjaan jurnalis sains lebih mudah dalam banyak hal. Wartawan dapat mengharapkan pengetahuan dan profesionalisme tingkat tinggi para peneliti sebagai sumber yang berharga untuk jurnalisme sains. Namun, sumber otoritas ilmiah juga mungkin menjadi lebih ahli dalam mengejar tujuan strategis dan meningkatkan kendali atas cakupan sains.

Akhirnya, penulis berharap tentunya jurnalisme sains agar mampu dan mau melihat ke belakang layar yang menghubungkan sains dan masyarakat sebagai peningkatan pendidikan publik.  Para jurnalis diharapkan dapat menjembatani komunikasi sains-publik sehingga jurnalisme sains mampu menerjemahkan bahasa sains yang kompleks, serta menjadi bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Tentunya hal itu dilakukan dengan tetap menjaga akurasi substansi informasi agar dapat menjadi referensi pemerintah dalam mengambil kebijakan dan dalam meredakan kecemasan dan Ketidakpedulian publik.(*)

*) Penulis Ketua Komunitas BIRBAKUM, tinggal di Kabupaten Garut.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sosialisasi P4GN,Sekaligus Anggota Kodim Purwakarta Dites Urine

Next Post

Baznaz Garut Raih Penghargaan Dalam Acara BASS

Related Posts

Audiensi Polemik Kirab Budaya Garut, Pemuda Akhir Jaman Ajak Masyarakat Tidak Saling Menghakimi
deNews

Audiensi Polemik Kirab Budaya Garut, Pemuda Akhir Jaman Ajak Masyarakat Tidak Saling Menghakimi

Sabtu, 9 Mei 2026
Pentas PAI SD Ciamis 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa Tampilkan Bakat Islami
deNews

Pentas PAI SD Ciamis 2026 Resmi Dibuka, Ratusan Siswa Tampilkan Bakat Islami

Sabtu, 9 Mei 2026
Hanya 6 Hari Latihan, Paduan Suara PGRI Ciamis Tembus Final Jabar
deNews

Hanya 6 Hari Latihan, Paduan Suara PGRI Ciamis Tembus Final Jabar

Sabtu, 9 Mei 2026
TPK Cihaurbeuti Raih Juara 1 Lomba Paduan Suara Tingkat Jabar, Bawa Pulang Hadiah Motor Listrik
deNews

TPK Cihaurbeuti Raih Juara 1 Lomba Paduan Suara Tingkat Jabar, Bawa Pulang Hadiah Motor Listrik

Sabtu, 9 Mei 2026
Kang Rey Dorong Payung Hukum Tegas untuk Percepat Pembangunan Tol Akses Patimban
Hukum dan Kriminal

Kang Rey Dorong Payung Hukum Tegas untuk Percepat Pembangunan Tol Akses Patimban

Jumat, 8 Mei 2026
Sistem Kearsipan Purwakarta Salah satu Nominator Simpul Jaringan terbaik Nasional
Nasional

Sistem Kearsipan Purwakarta Salah satu Nominator Simpul Jaringan terbaik Nasional

Jumat, 8 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

FGD Ala Gema PS Garut, Dede Kusdinar Sebut Layak Jadi Model Integrasi Ilmu dan Gerakan Politik Desa

Jumat, 20 Juni 2025

Tidak Perlu Rapat, Dedi Mulyadi Selesaikan Konflik Penutupan Curug Tilu Purwakarta

Senin, 13 Desember 2021

BPN Garut : Laporkan jika ada Kades yang Lakukan Pungli PTSL

Jumat, 6 April 2018
ilustrasi

Alasan Belum Bayar Seragam Olahraga, Salah Satu Kepala SMP Negeri di Garut Ini Diduga Perlakukan Anak Didik Diskriminatif

Kamis, 25 September 2025

Persib Bandung Naik ke posisi tiga usai Menghajar PSBS Biak dengan Skor 3-0

Jumat, 17 Oktober 2025

Dorong Literasi Media, Komunitas Gada Membaca Bersama IJTI Gelar Workshop Jurnalistik dan Broadcasting

Sabtu, 28 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste