• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Mengenal Perupa Sketsa Wajah Asal Garut : Diapresiasi Dunia, Dipandang Sebelah Mata di Daerah Sendiri

bydejurnalcom
Jumat, 26 Mei 2023
Reading Time: 2 mins read
Perupa sketsa wajah asal Garut, Destra Yana saat berada di acara G20 Bali. (Foto : Istimewa)

Perupa sketsa wajah asal Garut, Destra Yana saat berada di acara G20 Bali. (Foto : Istimewa)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Sekilas pria bertopi dan memakai kacamata ini tak terlihat ada keistimewaan, namun siapa yang menyangka pria yang selalu berpakaian sederhana ini merupakan salah satu Perupa yang mendapatkan undangan langsung untuk membuat cendera mata karya seni sketsa wajah 33 tamu kehormatan di Group of Twenty (G20) 2022 di Bali tahun lalu.

Pria kelahiran Garut ini bernama Destra Yana, yang memiliki kemampuan membuat sketsa wajah dengan hasil yang hampir mirip dengan wajah aslinya, kendati hanya dibuat dari coretan pensil saja. Hasil karyanya, ia sebut dengan sketsaterapi.

“Waktu di acara G20 ada 33 orang menteri dari berbagai negara yang saya buat sketsa wajahnya, rencana awalnya 43 orang, namun sebagian tidak bisa hadir,” kata Destra Yana saat bertemu dejurnal.com di Sekretariat Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Jumat (26/5/2023).

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Ia menuturkan, kehadirannya dalam pertemuan internasional G20 di Bali itu atas undangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia. Dan itu merupakan suatu kehormatan karena bisa menunjukkan aksi membuat sketsa wajah yang dilakukan langsung di lokasi acara di Bali.

“Sebelum bisa pergi ke Bali, ternyata dites dulu oleh KLHK, alhamdulillah lolos ujian,” ujarnya.

Destra mengaku sempat menghadapi beberapa tantangan saat membuat sketsa wajah di lokasi dengan objek berbagai karakter dan ras berbeda, terlebih yang memiliki rambut keriting.

“Ada beberapa menteri perempuan yang rambut bertekstur keriting kriwel-kriwel (keriwil), nah itu cukup sulit, sedangkan sketsa terapi dominan tarikan garis lurus,” katanya.

Destra mengungkapkan, kedatangannya ke acara G20 di Bali mendapat sambutan hangat dari tamu atau orang-orang yang datang ke lokasi tersebut. Apalagi sketsa wajah sebagai cenderamata, kata dia, bagi mereka para pejabat negara merupakan sesuatu yang baru sehingga mengapresiasinya.

Beberapa hasil karya sketsa wajah Destra Yana di G20 Bali, menjadi cindera mata menteri-menteri negara yang hadir di acara tersebut.
Beberapa hasil karya sketsa wajah Destra Yana di G20 Bali, menjadi cindera mata menteri-menteri negara yang hadir di acara tersebut.

“Apresiasinya bagus banget pak, malahan kalau disebutkan mungkin cenderamata berupa sketsa itu hal baru mungkin,” katanya.

Menurut Destra, undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta apresiasi dari para pejabat menteri berbagai negara di G20 menjadikan spirit baru bagi dirinya setelah dua tahun ke belakang sempat mengalami penurunan produktivitas dalam berkarya karena sakit.

“Di daerah sendiri, apresiasi terhadap karya sketsaterapi tidak seluar biasa waktu di acara G20,” katanya.

Destra mengaku, di daerah asalnya Garut, karyanya seperti dipandang sebelah mata, tidak sedikit pejabat Garut yang hanya melirik saja ketika wajahnya dibuatkan sketsa. “Namun masih ada pejabat yang baik dan menghargai karya sketsaterapi, alhamdulillah,” ujarnya.

Kini, pasca diundang kementerian di acara G20 membuat Destra Yana bersemangat kembali untuk berkarya. “Ini sebuah energi baru untuk kembali berproduktivitas atau berkarya,” pungkas bapak dengan empat anak ini.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Puluhan Ribu Pelamar Kerja Serbu Purwakarta Job Fair 2023

Next Post

Sat Brimob Polda Jabar Laksanakan Patroli Keamanan Jalan Kaki Untuk Keamanan Masyarakat

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Dadang 'Buaya' sast diamankan petugas Koramil dan Polsek Pameungpeuk.

Masih Ingat Dadang ‘Buaya’? Perkaranya Bakal Segera Disidangkan

Jumat, 20 Agustus 2021

Dua Tahun Menunggu Warga Kampung Ciseupan Sekarang Teraliri Listrik

Senin, 4 Mei 2020

60 Persen eks Karyawan Danbi Kena PHK Berstatus Janda, Ketua DPRD Garut : Ini Kado Terburuk Jelang May Day

Minggu, 27 April 2025

Bupati Herdiat Lantik 364 ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Senin, 26 Mei 2025

Dinas PMD Subang Selenggarakan Bimtek Bagi Kapala Dusun

Rabu, 26 Februari 2025

Pemdes Rahayu Gelar MusrenbangDes

Selasa, 14 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste