• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Oktober 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Kontroversi :  Pengentasan Kemiskinan Ekstrem VS Perjalanan Dinas Luar Negeri untuk Kerjasama Pengiriman Naker

bydejurnalcom
Minggu, 17 September 2023
Reading Time: 4 mins read
Kontroversi :  Pengentasan Kemiskinan Ekstrem VS Perjalanan Dinas Luar Negeri untuk Kerjasama Pengiriman Naker
ShareTweetSend

Oleh : Galih F. Qurbany *)

Kemiskinan ekstrem adalah masalah yang mendesak dan meresahkan banyak daerah di seluruh dunia, di indonesia salah satunya termasuk Kabupaten Garut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per tahun 2022, terdapat 10,42 persen warga Kabupaten Garut yang hidup dalam kemiskinan. Dari total 10,4 persen warga Kabupaten Garut yang hidup dalam kemiskinan, terdapat sekitar 82.000 jiwa atau 3%, yang masuk dalam kategori miskin ekstrem dari jumlah populasi penduduk sekitar 2.7 juta jiwa.

Data tersebut tentu saja menjadi konsen pemerintah daerah uktuk mengalokasikan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tercatat dalam APBD Kabupaten Garut, Pemda Garut mengalokasikan dana pengentasan kemiskinan sekitar Rp 800 milyar dan digunakan Rp 784 juta untuk perjalanan dinas luar negeri.

BacaJuga :

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Polwan Ajak Anak TK Belajar Keselamatan Lalu Lintas

Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan

Namun, dalam implementasi program tesebut telah terjadi kontroversi dan patut diduga adanya penyalahgunaan anggaran sebagaimana di sampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan bahwa perjalanan dinas keluar negri “urusannya apa ya” ? , karena perjalanan dinas ke luar negeri tersebut diambil dari alokasi dana pengentasan kemiskinan di Garut senilai Rp 784 juta dianggap tidak relevan bahkan terindikasi adanya penyalahgunaan .

Karena itu, ketika dana APBD yang semestinya digunakan untuk pengentasan kemiskinan tetapi sebagian digunakan untuk perjalanan dinas luar negeri dengan tujuan membangun kerjasama pengiriman tenaga kerja, akan menimbulkan perdebatan, kecurigaan publik serta berimplikasi akan muncul ketidak efektif dan efesiennya penggunaan dana APBD dalam konteks ini.

Dalam hal adanya kontraversi dan dugaan bahkan kecurigaan publik atas disalokasi dan efektivitas, kita akan membahas secara lebih rinci apakah conflict of interest dan tarikan kepentingan tersebut masih kita bisa ditolerir baik secara prosedur, etis maupun legal

Kemiskinan Ekstrem : Tantangan yang Mendesak

Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut adalah masalah urgent yang harus segera ditangani secara cepat, efektif dan optimal, baik dalam jangka waktu pendek dan panjang. Ini adalah persolan mendesak yang memerlukan perhatian dan tindakan serius dari pemerintah daerah. Dana APBD seringkali merupakan salah satu sumber utama untuk mengatasi masalah ini dan terkadang alokasi yang ada tidak diangap cukup untuk melakukan recovery atas persoalan pengentasan kemiskin, oleh karena itu perjalanan dinas ke luar negeri menjadi tidakan yang tidak memilik etik urgensitas yang harus dilakukan oleh kepala daerah dan dinas terkait bahkan dianggap pemborasan yg uncontectual dengan persoalan yang dihadapi.

Perjalanan Dinas Luar Negeri untuk Membangun Kerjasama Pengiriman Tenaga Kerja : Potensi Manfaat dan Risiko

Perjalanan dinas luar negeri oleh pejabat pemerintah daerah untuk membangun kerjasama pengiriman tenaga kerja bisa memiliki manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan, termasuk diantaranya

1. Peningkatan Peluang Kerja.

Kerjasama ini dapat menciptakan peluang kerja bagi penduduk setempat yang mencari pekerjaan di luar negeri, yang pada gilirannya dapat mengurangi tingkat pengangguran di daerah tersebut, namun demikian harus diingat proses membangun kerjasama pengiriman tenaga kerja butuh proses yg cukup lama sementara disisi lain ada emergency call ( panggilan keterdesakan) pelayanan dan pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat yg terjangkit kemuskinan ekstrim tersebut. Tidak mungkin orang lapar, orang gizi buruk dan stunting diberikan solusi pelatihan dan keterampilan kerja terlebih dahulu padahal mereka adalah problem yang akut.

2. Peningkatan Remitansi
Pekerja migran yang berhasil dapat mengirimkan remitansi ke daerah asal mereka, yang dapat digunakan untuk investasi dalam pendidikan, kesehatan, dan pengembangan infrastruktur lokal.

3. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan.

Perjalanan dinas luar negeri dapat membantu pejabat pemerintah daerah memahami lebih baik bagaimana membangun kerjasama pengiriman tenaga kerja yang efektif.
Hal tersebut diatas adalah secuil manfaat atas adanya perjalan dinas untuk membangun kerjasama pengiriman TKI.

Namun demikian ada risiko lain yang terkait dengan penggunaan dana APBD untuk perjalanan ini :

1. Pengalihan Dana.
Penggunaan dana APBD yang seharusnya untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dapat terlihat sebagai pengalihan sumber daya dari masalah yang mendesak, yang tentu mengakibatkan tanggapan publik bahwa rombongan yg yang melakukan perjalanan dinas ke luar negeri adalah perilaku yang tidak memiliki sense of krisis bahkan sikap empati terhadap persoalan yang terjadi.

2. Patut diduga adanya Kemungkinan Penyalahgunaan.

Tanpa pengawasan yang ketat, ada risiko penyalahgunaan dana APBD untuk perjalanan dinas luar negeri yang tidak menghasilkan manfaat yang diharapkan. Karena itu pemda harus menjelaskan secara konferhensip dan terbuka tentang penggunaan detil anggaran sekaligus manfaat yang didapat atas perjalanan dinas ke LN tersebut.

3. Pentingnya Prioritas.
Keputusan untuk menggunakan dana APBD harus mempertimbangkan prioritas yang paling mendesak untuk kesejahteraan masyarakat. Pandangan ini merupakan tujuan mendasar atas adanya penggunaan anggaran APBD agar bisa memberikan solusi dan memupuk pertumbuhan dan pengembangan dari cita-cita pembangunan.

Keseimbangan dan Pertimbangan Etis.

Penggunaan dana APBD harus selalu mempertimbangkan prioritas utama, yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem. Keputusan untuk menggunakan dana ini harus diambil dengan cermat, transparansi, dan pertimbangan etis yang tinggi. Semua pihak yang terlibat harus memastikan bahwa penggunaan dana APBD menghasilkan manfaat yang nyata dan terukur bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dari adanya kontraversi pro dan kontra atas efektifitas perjalanan dinas ke LN pada satu sisi, dan pandangan yang mempertanyakan etik, urgensi bahkan dugaan penyelewengan maka bisa kita simpulkan bahwa kontroversi seputar penggunaan dana APBD untuk perjalanan dinas luar negeri dalam rangka membangun kerjasama pengiriman tenaga kerja mencerminkan perdebatan yang lebih luas tentang alokasi sumber daya publik untuk masalah mendesak.

Penting untuk menjaga keseimbangan antara potensi manfaat ekonomi dan kepentingan mendesak dalam mengambil keputusan tentang penggunaan dana APBD. Semua keputusan harus dipandu oleh prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pertimbangan etis yang kuat.

Semoga analisa atas kontraversi tersebut bisa memberikan pandangan yang objektif dan mencerahkan bagi Pemda Garut untuk senantiasa berhati-hati dalam membuat diskresi dan tidak melukai rasa keadilan, nilai urgensi dan sikap empati terhadap persoalan yang di hadapi.

Atas adanya kemelut tersebut kita berharap KPK tidak sekedar menemukan indikasi adanya penyalahgunaan alokasi anggaran tetapi juga mampu menindaklanjuti temuan dan dugaan tersebut sehingga semua persoalan yang menjadi kecurigaan publik menjadi terang benderang.

*) Penulis Aktivis 98 dan Wakil Ketua Umum Kadin Kabupaten Garut

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Raker SMSI Indramayu Hasilkan Tujuh Rekomendasi Eksternal

Next Post

P2KD Umumkan Hasil Test Akademik dan Seleksi Tambahan Bacalon Kades Pangauban

Related Posts

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis
deNews

Hary Adam: Kandang Kedua Pasini Farm Dukung Pendidikan Vokasi Perunggasan Ciamis

Rabu, 7 Oktober 2026
Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru
deNews

Anggun Pasini Optimis Kandang Kedua Bawa Pertumbuhan Baru

Rabu, 7 Oktober 2026
Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum
Hukum dan Kriminal

Puslitbang Polri Gelar Penelitian, Kaji Efektivitas Penegakan Hukum

Rabu, 7 Oktober 2026
Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA
dePraja

Itwasum Polri Verifikasi Sertijab Kapolda Jabar di Polres Purwakarta, Kapolres Paparkan Program JAWARA

Rabu, 7 Oktober 2026
Polwan Ajak Anak TK  Belajar Keselamatan Lalu Lintas
deEdukasi

Polwan Ajak Anak TK Belajar Keselamatan Lalu Lintas

Rabu, 7 Oktober 2026
Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan
deNews

Dampingi Perjalanan Umrah 41 Jemaah KORPRI Ciamis, Ang Icep Pesankan Doa dan Kepasrahan

Rabu, 7 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Menunggu Diresmikan, Ini Wajah Baru Alun-Alun Oto Iskandardinata Garut

Jumat, 21 Januari 2022

Majelis Hijrah Ponpes Al Mubasir Lahirkan Rambo

Rabu, 8 Oktober 2025
Plt. Kepala DKP Garut, Yudi Hernawan

Dibalik Bencana Termasuk Banjir Bandang, Ini Peran DKP Garut

Rabu, 8 Desember 2021

Pemerintah Desa Linggamukti Sucinaraja Salurkan BLT-DD Ke Warga Secara Door to Door

Jumat, 22 Mei 2020
Emma Dety terpilih menjadi Ketua KORMI Kabupaten Bandung Periode 2025-2029.

Nahkodai KORMI Kabupaten Bandung Periode 2025-2029 Emma Dety Komitmen Kibarkan Panji Olahraga Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Jumat, 26 September 2025

Sebuah Perahu Nelayan Terbalik Dihantam Gelombang, Satu Orang Dinyatakan Hilang

Senin, 4 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste